Kekalahan dari Spurs Adalah Bukti Mengapa Man City Ngotot Mengejar Harry Kane

Gilabola.com – Harry Kane tidak bermain di laga pembuka Premier League Tottenham Hotspur pada Minggu (15/8) malam WIB saat dia banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester City, dan Graeme Souness tahu mengapa juara bertahan itu begitu ngebet ingin memboyong striker Inggris tersebut.

Graeme Souness percaya kekalahan Manchester City di kandang Tottenham Hotspur menunjukkan dengan tepat mengapa mereka berusaha keras untuk bisa mengontrak Harry Kane dari Spurs musim panas ini.

Juara bertahan Premier League dikalahkan 1-0 di Spurs pada Minggu (15/8) malam WIB ketika tim Pep Guardiola menderita kekalahan ketiga berturut-turut di semua kompetisi, dengan mereka juga gagal mencetak gol dalam kekalahan mereka sebelumnya di final Liga Champions dan Community Shield minggu lalu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Di final Liga Champions yang menjadi laga kompetitif terakhir mereka di musim lalu, Manchester City kalah 1-0 dari Chelsea, sebelum mereka memulai musim 2021/2022 mereka dengan kekalahan 1-0 lainnya dari Leicester City di Community Shield.

The Citizens turun dengan Ferran Torres sebagai striker dalam pertandingan pembuka liga mereka melawan Tottenham Hotspur, saat total 18 tembakan mereka di sepanjang laga gagal membuahkan satu pun gol ke gawang tuan rumah yang dikawal Hugo Lloris.

Kini Graeme Souness menilai bahwa kekalahan melawan Spurs ini merupakan alasan mengapa Manchester City begitu ngotot mengejar tanda tangan Harry Kane, karena Pep Guardiola sangat membutuhkan striker haus gol di timnya pasca kepergian Sergio Aguero, sementara tawaran Rp 2 Trilyun mereka telah ditolak oleh pihak The Lily Whites.

“Manchester City membutuhkan pencetak gol,” kata Graeme Souness kepada Sky Sports. “Musim lalu, pencetak gol terbanyak mereka adalah Ilkay Gundogan. Mereka tidak mengajukan tawaran untuk Harry Kane tanpa alasan yang bagus. Mereka membutuhkan penyerang tengah yang tepat di tim itu.”

“Kita harus menerima bahwa kekuatan hari ini ada pada para pemain. Ini adalah pemandangan yang tidak bisa ditolerir melihat Harry Kane ingin keluar dari kontrak tiga tahun yang masih dia miliki. Tapi hasilnya tidak bisa dihindari. Saya pikir dia akhirnya akan pergi.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO