Kenapa Bukan Timo Werner Eksekutor Penalti Terakhir Chelsea? Ini Jawaban Lampard

Gila Bola – Manajer Frank Lampard akhirnya angkat bicara mengapa dia tidak menjadikan penyerang Timo Werner sebagai eksekutor terakhir timnya dalam kekalahan adu penalti Chelsea melawan Tottenham Hotspur.

Penyerang internasional Jerman menemukan kepercayaan dirinya di klub barunya usai mencetak gol pembuka The Blues di awal babak pertama, sekaligus membuka keran golnya sejak kepindahannya dari RB Leipzig senilai 928 Milyar rupiah.

Sayang ketika laga tinggal delapan menit lagi, gawang kiper anyar Edouard Mendy yang baru menjalani debutnya harus kebobolan melalui aksi Erik Lamela, membuat laga harus berakhir 1-1 dan dilanjutkan hingga babak adu penalti.

Dalam duel keberuntungan ini, Frank Lampard mengakui bahwa dia sebenarnya ingin memasukkan nama Timo Werner ke dalam barisan eksekutor penalti Chelsea, tapi pemain 24 tahun itu tidak bisa melakukannya karena kram di menit-menit akhir.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Kami berbicara dengan para pemain,” kata bos berusia 42 tahun setelah itu. “Anda bekerja dalam adu penalti dan mencoba dan memiliki rencana, tetapi sangat sulit untuk mengetahuinya.”

“Timo Werner mengalami kram di menit-menit akhir pertandingan dan dia tidak bisa mengambil tugas sebagai eksekutor penalti, jadi kami harus menyesuaikannya karena dia sebenarnya salah satu algojo kami.”

Di babak adu penalti ini, semua empat eksekutor The Blues Tammy Abraham, Cesar Azpilicueta, Jorginho, dan Emerson Palmieri menjalankan tugasnya dengan baik, tapi semua lima eksekutor Spurs juga melakukan perannya dengan sempurna.

Saat skor 5-4 untuk keunggulan pasukan Jose Mourinho, Mason Mount maju sebagai eksekutor terakhir Chelsea tapi sayang sepakannya meleset ke sisi kanan gawang Hugo Lloris, membuat mereka harus tersingkir dini di babak 16 besar Piala Liga.