Kepa Arrizabalaga Bikin Kamar Ganti Chelsea Terbelah Dua

Kepa Arrizabalaga Bikin Kamar Ganti Chelsea Terbelah Dua

Gilabola.com – Sikap membangkang kiper asal Spanyol, Kepa Arrizabalaga, di final Piala Liga melawan Manchester City menyebabkan perpecahan di kamar ganti Chelsea.

Sebagian punggawa Chelsea dikabarkan marah pada perlakuan Kepa terhadap pelatih Maurizio Sarri dalam laga tersebut. Pada Senin (25/2) malam waktu setempat, pengurus the Blues memang sudah jatuhi sanksi denda satu kali gaji pada Kepa, dan pemain itu juga telah meminta maaf. Tapi, suasana ruang ganti Chelsea kini tak cair lagi menyusul insiden memalukan tersebut.

Klub Stamford Bridge itu semula mengatakan tak akan menghukum Kepa, walau dia telah mempermalukan Sarri di Wembley. Tapi, klub kemudian menjatuhkan sanksi denda atau pemotongan gaji satu kali kepada kiper asal Spanyol itu.

Sarri – yang telah bicara dari hati ke hati pada Kepa di ruang ganti di Wembley usai pertandingan, kini bahkan telah siap untuk kembali andalkan Kepa dalam salah satu dari pertandingan krusial dalam karir pelatih 60 tahun itu, yakni laga melawan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge pada tengah pekan ini.

Selesai dengan Pengakuan ‘Salah Paham’

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Kepa telah membuat heboh Stadion Wembley saat ia menolak diganti Sarri di babak tambahan waktu, saat the Blues bertemu Manchester City di final Piala Liga akhir pekan lalu. Walau Sarri dan asistennya, Gianfranco Zola, tampak frustrasi memanggilnya dari pinggir lapangan, Kepa tetap tak mau beranjak. Dia juga tak peduli meski rekannya, Willy Caballero, telah berdiri di pinggir lapangan dan siap menggantikannya di laga itu.

Belakangan, Sarri dan Kepa sama-sama mengatakan insiden ini hanya salah paham. Kiper Spanyol berusia 24 tahun itupun kemudian meminta maaf, hingga menimbulkan kesan bahwa Sarri tak mandapat dukungan penuh dari para pemainnya.

Kepa Cuma Pikirkan Dirinya, Bukan Tim

“Sebagian besar pemain di klub marah pada Arrizabalaga, Mereka berpikir dia hanya pikirkan dirinya sendiri ketimbang tim ini,” demikian ungkap sebuah sumber di klub kepoada Express Sport.

Kenyataan ini cukup dimengerti, apalagi hanya ada sekitar dua pemain yang sama-sama berasal dari Spanyol dan mengaku mengerti sikap Kepa di laga tersebut.

Sementara itu bek senior The Blues yang semula membujuk Kepa untuk dengarkan pelatih di pinggir lapangan, mengaku rekan-rekannya sesama pemain the Blues berada di belakang Sarri dan mendukungnya secara penuh. Kini, prioritas utama mereka memenangkan posisi empat besar di akhir musim ini.