Kepala Baja Richarlison Bawa Everton ke Urutan 12 Liga Inggris

Kepala Baja Richarlison Bawa Everton ke Urutan 12 Liga Inggris

Kepala baja Richarlison yang luar biasa kerasnya membawa Everton lompat ke urutan 12 Liga Inggris, Minggu (1/12) malam, usai ungguli Leicester City.

Entah terbuat dari apa kepala baja Richarlison saat ia menyundul umpan lambung silang Djibril Sidibe pada menit 22 pertandingan Leicester City vs Everton di King Power Stadium pada Minggu malam.

Update: Everton gagal menang setelah dua gol dari Jamie Vardy dan Kelechi Iheanacho membuat Leicester membalikkan skor menjadi 2-1 pada laga Liga Inggris di King Power Stadium ini. Dan The Toffees tetap mendekam di urutan 17 klasemen.

Membangun serangan dari tengah, The Toffees kemudian terlihat mengalihkan si bundar ke sisi kanan dan Djibril Sidibe mengirim umpan melambung ke depan gawang. Sang pemain Brasil berusia 22 tahun itu mengarahkan batok atas kepalanya, bukan dahi, untuk menghantam bola yang kemudian melesat ke sisi kanan gawang Kasper Schmeichel.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Kiper Denmark itu bukan tidak bereaksi. Ia terbang untuk mencegat bola tapi kecepatan si bundar saat menembus gawang The Foxes terlalu cepat untuk dihentikan. Skor pun beralih 0-1 untuk keunggulan Everton.

Ini merupakan gol ketiga pemain Brasil bernama lengkap Richarlison de Andrade itu dalam 10 laga terkininya untuk klub dan negaranya. Terakhir kali ia mencetak gol adalah saat Everton menang 2-1 di kandang Southampton pada 9 November lalu. Saat itu ia juga merebut trofi pemain terbaik.

Jika skor 0-1 ini bertahan sampai akhir, dan sepertinya begitu, maka The Toffees akan melompat ke urutan 12 klasemen Liga Inggris dan mungkin akan menyelamatkan nasib sang manajer, Marco Silva. Sebelum kick-off laga di King Power Stadium ini dimulai, Everton berada satu posisi di atas zona degradasi dan memiliki poin 14. Rumor sudah kencang bertiup bahwa Marco Silva akan menjadi manajer Liga Inggris berikutnya yang menerima surat pemecatan. Jika mereka berhasil bertahan habis-habisan pada laga yang didominasi oleh Leicester City ini, mereka akan memperoleh hadiahnya naik ke urutan 12.

Situasi pertandingan tidak menyenangkan bagi anak-anak Marco Silva. Mereka membiarkan tuan rumah menguasai bola sampai 70%, namun bersiap setiap kali bisa untuk melancarkan serangan balik. Sudah hampir 62 menit pertandingan berlalu dan Everton mencatatkan dua tembakan on target, sama banyaknya dengan yang didapatkan Leicester City meski Jamie Vardy dan kawan-kawan begitu dominan dalam penguasaan bola.