Ketimbang Rosenior, Chelsea Didesak Tunjuk Mantan Pemainnya Sebagai Pengganti Maresca

Gilabola.comChelsea didesak untuk menunjuk mantan pemain mereka yang kini melatih klub Serie A Como, Cesc Fabregas, sebagai pengganti Enzo Maresca ketimbang Liam Rosenior.

Raksasa London Barat itu baru saja berpisah dengan Maresca usai hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di Stamford Bridge, hasil yang membuat The Blues tetap tertahan di posisi kelima.

Meski secara hasil itu bukan pencapaian yang terlalu buruk lantaran sejak awal Chelsea juga tidak masuk dalam bursa juara, faktor lain di luar hasil menjadi penyebab utama pemecatan taktisi Italia itu.

Menurut laporan, hubungan Enzo Maresca dengan pihak manajemen memang memburuk dalam beberapa hari terakhir, dan dinamika internal ini akhirnya menjadi pemicu utama perpisahan.

Padahal juru taktik Italia itu adalah sosok yang diyakini bisa membawa kembali kejayaan Chelsea, apalagi setelah dia berhasil mempersembahkan gelar Piala Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antarklub, dengan gaya bermain yang ofensif.

Sejak itu, berbagai laporan menyebutkan bahwa Liam Rosenior, bos Strasbourg yang juga berada di bawah kepemilikan BlueCo, menjadi kandidat terkuat untuk menjadi pengganti Enzo Maresca.

Namun mantan pemain Liverpool, John Barnes, justru mendesak agar Chelsea membatalkan rencana untuk menunjuk pelatih Inggris itu dan mempekerjakan mantan pemain mereka, Cesc Fabregas, sebagai gantinya.

Menurut Barnes, faktor kedekatan dengan suporter dan kesediaan mengikuti struktur klub membuat Fabregas terlihat sebagai pilihan yang lebih cocok, apalagi dengan sepak terjangnya yang mengesankan di Como.

Fabregas saat ini menangani Como dan menunjukkan perkembangan menjanjikan sebagai pelatih muda. Barnes merasa pengalaman bermain dan kecerdasannya bisa membantu Chelsea.

Barnes menambahkan bahwa menunjuk pelatih yang punya ikatan sejarah dengan klub seperti Fabregas merupakan sesuatu sangat penting. Itu bisa memberi ruang kesabaran lebih dari para pendukung.

Selama ini, pelatih berusia 38 tahun itu memang dikenal punya visi taktik yang tenang. Kepribadiannya juga dinilai mampu menjaga ruang ganti tetap stabil, membuatnya layak dipertimbangkan untuk menjadi suksesor Maresca.

Pendapat Kami

Masukan dari John Barnes cukup masuk akal. Rosenior memang berbakat dan lebih berpengalaman sebagai pelatih, tapi tekanan di Chelsea bisa sangat tidak ramah untuk pelatih muda. Fabregas memang juga masih muda, tapi dia punya nilai tambah berupa kedekatan emosional dengan klub, yang mungkin bisa membantu meredam gejolak.

ARTIKEL LAINNYA: