Kevin De Bruyne: Yaya Toure Cuma Cari-cari Alasan Saja

Kevin De Bruyne sebut kritik keras Yaya Toure pada Pep Guardiola cuma cari-cari alasan, karena ia jarang dimainkan dalam beberapa pertandingan Manchester City di musim lalu.
Berita Terkini - Kevin De Bruyne sebut kritik keras Yaya Toure pada Pep Guardiola cuma cari-cari alasan, karena ia jarang dimainkan dalam beberapa pertandingan Manchester City di musim lalu.

Berita Bola – Kevin De Bruyne katakan kritik keras Yaya Toure terhadap Pep Guardiola cuma cari-cari alasan saja untuk tutupi penampilannya di Manchester City.

Pemain Timnas Belgia itu menyebut keputusan Pep Guardiola untuk tidak memakai dan memperpanjang kontrak Yaya Toure disebabkan karena kurang cocok dengan permainannya di Manchester City.

Pesepakbola asal Pantai Gading itu hanya bermain dalam delapan pertandingan saja bersama The Citizens, sebelum resmi tinggalkan Etihad dengan status bebas transfer.

Yaya Toure pun ungkapkan kekesalannya pada Guardiola, dengan menyebut bekas pelatihnya itu punya masalah dengan para pesepakbola berkulit hitam.

Kini, Toure dan agennya, Dimitri Seluk, berusaha tawarkan jasa pemain berusia 35 tahun itu ke Arsenal, Liverpool, Chelsea, Manchester United dan Tottenham Hotspur dengan besaran gaji Rp18 ribu per pekan, demi balaskan dendamnya pada Guardiola.

“Sekarang Yaya mendapat tawaran dari berbagai negara, di mana mereka siap berikan gaji tinggi, tapi kami memutuskan untuk mendedikasikan musim depan untuk [membalas dendam kepada] Guardiola,” ujar Seluk pada Sport24.

“Di masa di mana klub-klub Inggris menghabiskan dana besar untuk membeli pemain, saya secara resmi mendeklarasikan kepada klub top Inggris manapun bahwa Yaya siap pindah dengan status bebas transfer, dengan gaji Rp18 ribu per pekannya, dengan bonus-bonus atas kesuksesan tertentu,” tambahnya.

BACA:  Sergio Aguero Samai Rekor Wayne Rooney di Derby Manchester

Tapi, menurut Kevin de Bruyne, Guardiola sudah mengambil keputusan yang tepat sehingga City mampu meraih titel Liga Inggris dan Piala EFL.

“Saya tidak tahu apa yang dikatakan Yaya [sebenarnya] atau mungkin ditulis salah atau dilebih-lebihkan. Ketika Anda tidak bermain, Anda akan selalu mencari-cari sesuatu [alasan],” ujar pesepak bola asal Belgia ini pada BBC World Football.

“Kami melakoni musim yang terbaik, jadi pada akhirnya pelatih mengeluarkan keputusan yang tepat dengan menentukan siapa yang bermain atau tidak di tim. Jadi mungkin staf kepelatihan mengira Yaya tidak berusaha keras, tidak cukup bugar,” tandasnya.