Site icon Gilabola.com

Keyakinan Mason Mount: Manchester United Punya Peluang Juara Liga

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Bersaing Rebut Gelar Liga Musim Depan

Mason Mount Yakin Manchester United Bisa Bersaing Rebut Gelar Liga Musim Depan

Gilabola.com – Mason Mount menegaskan keyakinannya bahwa Manchester United memiliki kualitas dan mentalitas yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar Premier League musim depan.

Gelandang berusia 27 tahun itu kini mendekati akhir musim ketiganya di Old Trafford. Perjalanannya diwarnai cedera, berbagai hambatan, serta persaingan ketat yang membuatnya baru tampil 69 kali sejak didatangkan dari Chelsea.

Meski begitu, Mount tetap percaya diri terhadap kemampuannya sendiri, sekaligus yakin dengan kualitas skuad Setan Merah yang dibawa Michael Carrick mendekati zona Liga Champions.

Pemain yang pernah menjuarai UEFA Champions League pada 2021 tersebut menilai timnya punya kapasitas untuk bersaing memperebutkan gelar liga musim depan.

“Saya punya target untuk memenangkan liga. Saya memang sudah meraih Liga Champions, tapi apakah kami bisa menjuarai liga? Ya, saya pikir kami bisa sebagai sebuah tim,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya mentalitas juara dalam tim. Menurutnya, meski target itu terasa masih jauh, pola pikir tersebut harus dimiliki agar tim terus berkembang.

Mount juga menyinggung performa tim saat menghadapi klub-klub besar sebagai bukti potensi yang dimiliki.

“Kami sudah menunjukkan kemampuan melawan tim besar seperti City, Liverpool, Chelsea, dan Arsenal. Kami sudah membuktikannya musim ini, jadi kami pasti bisa melakukannya,” katanya.

Namun, ia mengakui bahwa konsistensi menjadi tantangan utama. Tim harus mampu tampil stabil di kompetisi domestik maupun Eropa.

“Yang terpenting sekarang adalah melakukannya secara konsisten di liga dan tampil di level yang lebih besar seperti Liga Champions. Saya berharap bisa berperan besar musim depan. Target saya jelas, ingin menjuarai liga,” tambahnya.

Klub asal Manchester itu menargetkan gelar liga bertepatan dengan perayaan 150 tahun pada 2028. Pernyataan Mount mencerminkan optimisme baru di bawah Carrick setelah melewati periode yang tidak stabil.

Pemain timnas Inggris itu juga memuji pelatihnya yang memiliki kepercayaan diri yang tenang, serta kemampuan mengelola pemain secara individu dengan baik.

“Awalnya cukup sulit karena saat pelatih datang saya mengalami cedera dan melewatkan beberapa pertandingan. Tapi dia sangat membantu, sering berbicara dengan saya dan mengatakan bahwa saya bagian penting dari tim. Itu membuat saya tahu posisi saya di dalam skuad,” jelas Mount.

Di luar lapangan, Mount baru saja kembali dari cedera dan tampil sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-1 atas Brentford pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Setelah itu, ia menghadiri acara khusus di St George’s Park bersama Make-A-Wish UK.

Selama 18 bulan persiapan bersama sang kakak, Lewis, sebanyak 11 anak dengan penyakit serius mendapatkan kesempatan merasakan kehidupan sebagai pesepak bola profesional selama dua hari, mulai dari makan, beristirahat, hingga berlatih seperti pemain sungguhan.

Acara tersebut ditutup dengan pertandingan spesial. Mount mendanai langsung kegiatan ini dan memimpin tim “Wishes United”, dibantu rekan setimnya Luke Shaw, hingga menang telak 32-2 atas tim maskot yang dipimpin Jamie Redknapp.

Mount mengaku pengalaman tersebut sangat berarti baginya.

“Saya memang pesepak bola, tapi hidup bukan hanya tentang sepak bola. Melihat senyum anak-anak dan betapa berarti momen ini bagi mereka dan keluarga mereka benar-benar luar biasa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan keluarga dalam kegiatan tersebut.

“Kadang saudara, orang tua, terutama saudara kandung, bisa terabaikan. Jadi kehadiran mereka dan ikut dalam proses ini adalah inti dari Make-A-Wish. Itu sangat berarti bagi kami semua,” tutupnya.

Exit mobile version