Klopp Akui Sadio Mane Seperti Rapper

Klopp Akui Sadio Mane Seperti Rapper

Berita Liga Inggris - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengakui bahwa ia tidak tertarik untuk merekrut Sadio Mane awalnya. Sebab ia menilai seperti seorang rapper. 

Gilabola.com – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengakui bahwa tidak terkesan dengan Sadio Mane awalnya. Sebab ia menilai seperti seorang rapper.

Mane sendiri bergabung ke Anfield pada tahun 2016 lalu tepat satu tahun masa jabatan Klopp melatih The Reds. Akan tetapi pemain asal Senegal tersebut telah benar-benar menjadi bagian yang sangat penting, ia tercatat sudah mempersembahkan trofi penting seperti Liga Champions, UEFA Super Cup, Piala Dunia antar klub dan musim ini berpeluang besar memberikan trofi Liga Inggris.

Lewat penampilannya yang memukau di atas lapangan selain mampu memberikan berbagai gelar. Mane juga sukses memperlihatkan kualitasnya dengan konsisten hingga saat ini. Tercatat eks pemain Southampton tersebut sudah tampil sebanyak 161 pertandingan dan mengemas 77 gol di semua kompetisi.

Hasilnya sejumlah klub papan atas kini tertarik untuk mendatangkannya di musim panas nanti. Di mana klub yang kabarnya paling serius ingin memboyongnya adalah Real Madrid. El Real menilai ia akan menjadi tambahan yang sangat bagus untuk lini serang tim asuhan Zinedine Zidane.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

Bahkan sebelumnya Klopp juga pernah mempertimbangkan untuk mendaratkan Sadio Mane dari Red Bull Salzburg ke Borussia Dortmund, tempat ia berhasil menjuarai dua trofi Bundesliga dan memenangkan DFB Pokal. Namun ia memutuskan untuk tidak memboyongnya karena ia kala itu lebih memungkinkan bergabung ke Southampton.

“Saya ingat pertemuan pertama saya dengan Sadio. Itu di Dortmund. Ada seorang pria muda yang duduk di sana. Topi beseballnya miring, yang masih ia miliki sampai sekarang.” kata Jurgen Klopp dilansir Goal International.

“Dia tampak seperti seorang rapper. Saya berpikir:’Saya tidak punya waktu untuk ini’. Tim kami saat itu benar-benar tidak buruk. Saya membutuhkan seseorang yang tidak hanya tampil starter saja, melainkan seorang pemain yang juga bisa berkembang.

“Saya akan mengatakan bahwa saya mempunyai perasaan yang cukup baik untuk orang lain, tetapi apakah saya salah! Saya ikuti kariernya dan ia melanjutkan kesuksesannya di Salzburg. Dia di Southampton begitu benar-benar dominan.” tutupnya.