Gilabola.com – Masa depan Bruno Fernandes bersama Manchester United masih menjadi tanda tanya, meskipun ia terus menunjukkan performa konsisten dalam beberapa musim terakhir.
Gelandang berusia 31 tahun tersebut tampil impresif musim ini dengan mencatatkan delapan gol dan 17 assist di semua kompetisi. Kontribusinya membuatnya tetap menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di skuad.
Namun demikian, spekulasi mengenai kemungkinan hengkangnya sang pemain belum benar-benar mereda. Situasi sempat memanas ketika Ruben Amorim menangani tim, di mana muncul laporan bahwa klub terbuka untuk melepas Fernandes dengan nilai transfer tinggi ke Arab Saudi. Hal tersebut sempat memengaruhi hubungan antara pemain dan klub.
Kini, setelah performanya kembali berada di level terbaik di Liga Inggris dan masuk dalam kandidat penghargaan Pemain Terbaik versi PFA, situasi terlihat lebih stabil, meskipun belum sepenuhnya pasti.
Iming-Iming Gaji Fantastis dari Arab Saudi
Pada tahun lalu, klub Al-Hilal dilaporkan siap mengajukan tawaran sebesar £100 juta (sekitar Rp2 triliun) untuk Fernandes. Selain itu, ia juga ditawari gaji mencapai £700.000 per pekan (sekitar Rp14,2 miliar per minggu), angka yang akan menempatkannya di jajaran atlet dengan bayaran tertinggi di dunia.
Di sisi lain, Manchester United yang sedang berupaya mengelola keuangan dengan lebih hati-hati dikabarkan bersedia mempertimbangkan penjualan tersebut. Sikap ini membuat Fernandes merasa kurang nyaman, bahkan disebut merasa kecewa karena klub terbuka untuk melepasnya.
Meski begitu, tidak ada tawaran resmi yang benar-benar diajukan. Akibatnya, United tetap mempertahankan kapten mereka, tetapi juga kehilangan peluang untuk mencatat penjualan dengan nilai besar.
Klausul Pelepasan dalam Kontrak
Walaupun Fernandes telah menyatakan keinginannya untuk bertahan, Manchester United sebenarnya tidak memiliki kendali penuh untuk menahannya. Hal ini disebabkan adanya klausul pelepasan sebesar £56,68 juta (sekitar Rp1,15 triliun) dalam kontraknya.
Klausul tersebut hanya dapat diaktifkan oleh klub dari luar Inggris. Bagi beberapa klub Eropa, nilai tersebut mungkin menjadi pertimbangan, terutama karena usia Fernandes yang akan mencapai 32 tahun pada bulan September.
Namun, kondisi tersebut tidak menjadi kendala bagi klub-klub Arab Saudi. Sebelumnya, Al-Hilal bahkan siap mengajukan tawaran lebih tinggi demi mengamankan jasanya sebelum ajang FIFA Club World Cup yang dimulai pada bulan Juni, sebelum klausul tersebut aktif.
Ketertarikan baru dari kawasan Timur Tengah diperkirakan akan kembali muncul pada bursa transfer musim panas mendatang.
Jika Fernandes tetap bertahan, Manchester United diprediksi akan membuka pembicaraan kontrak baru. Saat ini, kontraknya berlaku hingga 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan.
Manchester United Ingin Mempertahankan Kaptennya
Terlepas dari berbagai spekulasi sebelumnya, posisi Manchester United kini lebih jelas, yaitu mempertahankan Fernandes. Walaupun klub sedang berupaya menekan pengeluaran gaji, di mana Fernandes saat ini menerima £300.000 per pekan (sekitar Rp6,1 miliar per pekan), peran sang kapten di lapangan tetap dianggap sangat penting.
Sikap tersebut juga telah disampaikan langsung kepada Fernandes untuk menghilangkan keraguan terkait masa depannya. Selain itu, situasi internal tim disebut menjadi lebih stabil sejak Michael Carrick mengambil alih pada bulan Januari.
Dengan kondisi ini, masa depan Fernandes di Old Trafford masih terbuka, namun untuk saat ini, ia tetap menjadi bagian penting dari rencana tim.

