Pertandingan Manchester United vs Fulham United di ajang Premier League berubah menjadi tontonan luar biasa ketika Benjamin Šeško muncul sebagai pahlawan lewat gol di masa tambahan waktu, memastikan kemenangan dramatis di Old Trafford dalam laga yang penuh ketegangan hingga detik terakhir.
Laga yang semula terlihat aman bagi tuan rumah justru berkembang menjadi duel emosional, dengan pergantian skor yang membuat ribuan suporter menahan napas. Gol demi gol tercipta, kartu kuning bermunculan, hingga sembilan menit tambahan waktu menjadi penentu nasib kedua tim.
Awal Pertandingan: Casemiro Buka Jalan Kemenangan
Sejak peluit pertama dibunyikan, Fulham tampil percaya diri dan langsung memberikan tekanan. Pada menit kelima, mereka hampir mencetak gol lewat umpan silang berbahaya yang sempat membuat lini belakang United kelabakan.
Manchester United mulai menemukan ritme permainan setelah 10 menit berjalan. Mereka memanfaatkan lebar lapangan dan situasi bola mati untuk menekan pertahanan lawan. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-19.
Casemiro membuka keunggulan lewat sundulan keras di dalam kotak penalti setelah menyambut umpan silang akurat dari sisi lapangan. Gol ini membuat stadion bergemuruh dan memberi kepercayaan diri besar bagi tuan rumah.
Setelah tertinggal, Fulham mencoba bangkit. Chukwueze sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-29, sementara Joachim Andersen menerima kartu kuning karena menghentikan serangan berbahaya United.
Pelatih Fulham, Marco Silva, juga diganjar kartu kuning pada menit ke-24 akibat protes keras terhadap keputusan wasit. Meski menguasai bola lebih banyak menjelang akhir babak pertama, Fulham gagal menciptakan peluang matang.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Manchester United berkat gol Casemiro.
Babak Kedua: Gol Berbalas dan Ketegangan Tanpa Henti
Memasuki babak kedua, Fulham langsung menaikkan tempo permainan. Mereka menekan tinggi dan terus mengirim bola ke area pertahanan United dengan harapan menyamakan kedudukan.
Namun, justru Manchester United yang kembali mencetak gol. Pada menit ke-58, Matheus Cunha menggandakan keunggulan setelah menerima assist dari Casemiro. Kerja sama pemain Brasil ini membuat skor berubah menjadi 2-0 dan memberi angin segar bagi tuan rumah.
Tekanan Fulham semakin meningkat. Sebuah gol mereka sempat dianulir pada menit ke-68 karena posisi offside, membuat peluang emas tersebut sia-sia.
Momentum mulai berubah pada menit ke-86. Fulham mendapat hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Raúl Jiménez maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna, memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Situasi semakin panas ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu selama sembilan menit. Fulham mengerahkan seluruh pemainnya ke area serang, sementara United bertahan mati-matian.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-90+1. Kevin berhasil mencetak gol penyama kedudukan di dalam kotak penalti, membuat pendukung tim tamu bersorak dan seisi stadion terdiam.
Namun drama belum berakhir.
Hanya tiga menit berselang, Benjamin Šeško muncul di saat paling krusial. Penyerang Manchester United itu memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti dan melepaskan penyelesaian akurat untuk membawa United kembali unggul 3-2 pada menit ke-90+4.
Gol ini langsung memicu ledakan emosi di Old Trafford. Para pemain, staf, dan suporter larut dalam euforia atas kemenangan yang terasa seperti mimpi.
Statistik Kunci dan Pergantian Pemain
Dalam laga ini, Casemiro tampil menonjol dengan satu gol, satu assist, serta peran penting di lini tengah. Ia juga menerima kartu kuning pada menit ke-63 akibat pelanggaran keras.
Pelatih United melakukan pergantian strategis pada menit ke-73 dengan memasukkan Manuel Ugarte dan Benjamin Šeško, menggantikan Casemiro dan Matheus Cunha. Keputusan ini terbukti tepat, karena Šeško menjadi penentu kemenangan.
Sementara itu, Fulham memasukkan Tom Cairney pada menit ke-78 untuk menggantikan Chukwueze demi menambah kontrol permainan di lini tengah.
Meski terus menyerang hingga akhir laga, Fulham harus menerima kenyataan pahit kalah di detik-detik terakhir.
Kemenangan Emosional yang Tak Terlupakan
Hasil akhir 3-2 ini menjadi salah satu kemenangan paling dramatis Manchester United di Old Trafford musim ini. Mereka sempat kehilangan keunggulan, namun mampu bangkit di momen krusial berkat mental juara dan ketenangan di saat genting.
Bagi Fulham, kekalahan ini terasa sangat menyakitkan. Setelah berjuang keras hingga berhasil menyamakan skor, mereka justru kebobolan di detik terakhir.
Pertandingan ini akan dikenang sebagai laga penuh emosi, drama, dan ketegangan, sekaligus membuktikan bahwa dalam sepak bola, segalanya bisa berubah dalam hitungan detik.

