Legenda Manchester United Sebut Andrea Pirlo Pemain Terbaik di Dunia

Andrea Pirlo

Mantan pemain Manchester United, Park Ji-Sung, menilai Andrea Pirlo adalah pemain terbaik di dunia di masanya. Ia juga ikut ceritakan masa pertemuan mereka di Liga Champions.

Andrea Pirlo baru saja mengumumkan keputusannya untuk gantung sepatu setelah kontraknya bersama tim MLS, New York City, akan berakhir pada Desember mendatang. Di usia 38 tahun, Pirlo telah meraih berbagai gelar juara baik di level klub maupun bersama timnas Italia.

Pirlo sendiri sudah dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia ketika masih aktif bermain di Eropa, dan Park Ji-Sung setuju dengan anggapan tersebut. Mantan pemain United itu menilai Pirlo memiliki segala sesuatu yang bisa menghadikan ancaman bagi tim lawan, meski memiliki postur tubuh yang kecil.

“Dia bukanlah pemain dengan fisik besar, namun kemampuan operannya, tendangan bebasnya, tendangan jarak jauhnya, dan kemampuannya membuat permainan adalah yang terbaik di dunia pada saat itu,” ujar mantan gelandang Manchester United itu pada situs Goal.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Saya percaya bahwa dia adalah seorang pemain yang hebat yang mampu mendikte permainan. Dia adalah ancaman terbesar bagi tim manapun yang bermain melawan timnya.”

Park sendiri merupakan sosok yang mampu meredam Pirlo ketika keduanya berhadapan dalam pertandingan perdelapan final di Liga Champions. Park mengakui bahwa Sir Alex Ferguson menugaskannya secara khusus untuk menjaga Pirlo. Pertandingan itu sendiri berakhir dengan agregat 7-2 untuk keunggulan United.

“Manchester United menganalisa pertandingan Milan dan kami menyimpulkan bahwa Pirlo adalah pemain kunci mereka,” lanjutnya. “Sir Alex Ferguson meminta saya untuk menjaga Pirlo. jadi saya mencoba untuk menghalanginya sehingga dia tidak bisa mendapat bola. Ketika dia mendapatkan bola, saya mencoba mencegahnya melakukan operan.”

“Untuk menjaga Pirlo bukanlah hal yang mudah, sulit baik secara fisik maupun mental, namun imbasnya Milan tak bisa bermain dengan baik melawan kami.”