Legenda MU yang Baperan dan Pendendam, Suka Balik Tackle Lawan Ini Ulang Tahun ke-46

Gilabola.com – Legenda Manchester United yang suka membalas tackle lawan dengan tantangan yang lebih keras lagi, dan disebut oleh Arsene Wenger memiliki “sisi gelap” dalam permainannya di atas lapangan, berulang tahun ke-46. Entah apakah masih baperan dan pendendam.

Paul Scholes, yang secara luas dianggap sebagai salah satu gelandang paling kejam yang pernah ada dalam sejarah sepak bola Liga Inggris, sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-46. Sudah tujuh tahun sejak Scholes memutuskan gantung sepatu untuk kedua kalinya, usai sempat pensiun pada 2011 sebelum kembali ke tim pada Januari 2012, dan benar-benar pensiun usai memenangkan gelar juara Liga Inggris terakhir pada tahun 2013. Sejak itu, dia bekerja sebagai komentator dan pelatih.

Paul Scholes, mungkin lebih dari pemain lain dalam sejarah sepak bola Inggris baru-baru ini, memiliki rasa hormat dari rekan-rekannya. Sebagian besar mantan rekan satu timnya menyebut dia sebagai pemain terbaik yang pernah bermain bersama mereka, sementara musuh-musuhnya memuji sang maestro lini tengah selama bertahun-tahun.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Berikut ini adalah sejumlah pujian para bintang dan legenda besar sepak bola dunia pada Paul Scholes di masa lalu, tentang legenda besar Manchester United yang telah memenangkan 66 caps dan 14 assist bersama timnas Inggris selama hari-harinya bermain.

  • Pele, “Jika dia bermain dengan saya, saya akan mencetak gol lebih banyak lagi.”
  • Lionel Messi, “Di La Masia namanya banyak disebut. Dia seorang guru.”
  • Zinedine Zidane, “Lawan terberat saya? Scholes dari Manchester. Dia adalah gelandang yang lengkap.”
  • Cristiano Ronaldo, “Scholes adalah yang terbaik yang pernah bermain bersama saya dan dia banyak membantu saya ketika saya masih muda. Dia luar biasa.”
  • Xavi, “Bagi saya, dia adalah gelandang tengah terbaik dalam 15, 20 tahun terakhir.”
  • Thierry Henry, “Saya tidak mengerti mengapa Scholes tidak pernah memenangkan gelar Pemain Terbaik. Dia seharusnya memenangkannya sejak lama. Mungkin itu karena dia tidak mencari pusat perhatian seperti beberapa ‘bintang’ lainnya.”
  • Cesc Fabregas, “Dia adalah sosok yang levelnya saya cita-citakan. Dia adalah pemain terbaik di Liga Inggris.”
  • Roy Keane, “Pemain sangat berbakat yang tetap menjadi manusia yang tidak terpengaruh.”
  • Pep Guardiola, “Dari semua orang di Manchester United, saya akan memilih Scholes – dia adalah gelandang terbaik di generasinya. Saya ingin sekali bermain bersamanya.”
  • Laurent Blanc, “Saya memberi tahu siapa pun yang bertanya kepada saya – Scholes adalah pemain Inggris terbaik.”
  • Dimitar Berbatov, “Tidak ada pemain lain yang bisa bermain seperti yang dilakukan Scholes.”
  • David Beckham, “Dia selalu menjadi salah satu orang yang dibicarakan orang lain. Bahkan ketika saya bermain di Real Madrid, para pemain selalu mengatakan kepada saya ‘seperti apa dia’? Mereka menghormatinya sebagai pesepakbola dan melihatnya sebagai yang terbaik.”
  • Patrick Vieira, “Pemain di Liga Inggris yang paling saya kagumi? Mudah: Scholes.”
  • Ronaldinho, “Saya ingin memiliki kualitas umpan seperti dia. Siapa yang mengajari dia, bagaimana melakukan itu?”
  • Ronaldo (Brasil), “Dia sang fenomena.”
  • Bruno Fernandes, “Saya pikir Scholes adalah salah satu gelandang terbaik di dunia. Untuk Inggris, banyak orang membicarakan Frank Lampard karena dia mencetak banyak gol, salah satu yang terbaik di Inggris juga. Anda memiliki Steven Gerrard juga, tapi saya pikir Scholes adalah orang yang membuat perbedaan lebih dari siapa pun.”
  • Luis Figo, “Saya terpesona ketika saya melihat Scholes karena Anda tidak pernah melihatnya. Di lapangan, Anda tidak dapat menangkapnya. Di luar lapangan, dia menghilang.”
  • Gary Neville, “Saya tidak akan menukarnya dengan siapa pun. Dia adalah pesepakbola paling lengkap yang pernah bermain bersama saya. Dia yang terbaik.”
  • Sir Alex Ferguson, “Saya pikir Scholes adalah pemain terbaik di Inggris. Dia punya keterampilan terbaik, otak terbaik. Tidak ada yang bisa menandinginya. Tidak ada pemain dengan cetakan mirip dengannya di mana pun di dunia ini. Paul tak tergantikan.”

Tidak semua memiliki pandang positif perihal gelandang berusia 46 tahun ini dengan manajer Arsenal Arsene Wenger yang bermain melawannya pada masa-masa jayanya memiliki sedikit catatan, “Bagi saya, dia bukan pemain yang baik. Ada sedikit sisi gelap dalam dirinya, terkadang, yang tidak saya sukai. Saya sangat menghormatinya sebagai pemain berkualitas tetapi saya tidak menyukai beberapa hal yang dia lakukan di lapangan sepak bola.”

Scholes mengatakan dalam wawancara BBC Radio 5 Live bahwa dia bukan pemain dengan tackle yang buruk, tapi,” Jika seseorang mendapatkan saya (melakukan tackle terhadap saya) di awal permainan, selalu ada di benak saya bahwa saya perlu membalas dendam”, dan menyarankan bahwa kartu kuning dan kartu merah yang dia terima menjelang akhir karirnya dipengaruhi oleh reputasinya tersebut.

Reputasi kartu merah Paul Scholes (32 kali) di Liga Champions hanya kalah oleh Sergio Ramos. Ia juga penerima kartu kuning terbanyak di Liga Inggris dengan 97 dan empat kartu merah.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO