Leicester City Lakukan Satu Perubahan Demi Dekati Pemuncak Klasemen

Gilabola.com – Leicester City lakukan satu perubahan saat menjamu Leeds United, Minggu (31/1) malam, dalam upaya mereka dekati pemuncak klasemen.

Saat ini, The Foxes berada di peringkat tiga, tapi hanya terpaut dua poin dari Manchester United dan bertengger di posisi dua. Skuad asuhan Brendan Rodgers itupun berambisi menggeser Setan Merah dan menempel terus Manchester City yang saat ini tengah merajai papan klasemen.

The Foxes yang akan menjamu tim promosi, Leeds United, di King Power Stadium, juga berambisi memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka dalam semua kompetisi yang akan genap menjadi 10 pertandingan, jika berhasil kalahkan Leeds malam nanti.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Leicester City akan dipaksa untuk lakukan setidaknya satu perubahan dalam laga tersebut. Namun, Rodgers bisa saja lakukan lebih banyak perubahan, karena terjadinya dilema dalam pemilihan pemain usai kembali dari Everton.

Satu yang pasti berubah adalah absennya Wilfred Ndidi, yang alami cedera hamstring di Goodison Park pada tengah pekan ini. Posisinya di lini tengah kemungkinan akan digantikan Papy Mendy.

Selain lini itu, Rodgers punya banyak pilihan yang bisa dimainkannya di sayap kanan dan lini depan, hingga kemungkinan mereka lebih sulit dibandingkan saat bermain imbang 1-1 di Everton tengah pekan ini.

Di kandang The Toffees, Rodgers turunkan Ayoze Perez untuk memimpin lini depan di depan Kelechi Iheanacho, karena Leicester City tengah kehilangan Jamie Vardy yang harus jalani proses pemulihan usai operasi hernia.

Penyerang asal Spanyol itu sudah membantu The Foxes saling terhubung dalam bermain, di samping terlibat dalam permainan sepak bola yang begitu mengalir. Sayangnya, Perez tak banyak mengancam gawang lawan, dan rata-rata ia bermain dalam posisinya yang lebih dalam dibandingkan Harvey Barnes maupun James Maddison.

Iheanacho mencetak lebih banyak gol dibandingkan Perez di semua kompetisi musim ini, dan sedikit kemungkinan akan diturunkan jauh ke dalam. Namun, dia belum mencetak gol dalam 12 penampilan terakhirnya, di mana empat di antaranya ia menjadi starter. Gol terakhirnya bahkan terjadi saat mereka kalahkan Braga di kandang sendiri di pekan pertama bulan November 2020.

Pada pertandingan terakhir saat ia menjadi starter, Iheanacho gagal mengeksekusi penalti, hingga Leicester City hanya bermain imbang 1-1 melawan Crystal Palace. Namun Rodgers menegaskan, kegagalan itu bukan berarti Iheanacho kehilangan rasa kepercayaan dirinya.

“Saya pikir anda lihat di pertandingan (melawan Palace), dia kecewa dalam laga itu karena gagal memanfaatkan kesempatan,” tandas Rodgers pada pekan ini, seperti dilansir Leicester Mercury.

Pemilihan pemain yang sulit lainnya terjadi di lini sayap kanan. Tanpa Jamie Vardy di skuad mereka, Leicester kurang berhasil lakukan penetrasi dalam aksi-aksi serangan The Foxes. Dalam laga melawan Leeds, Rodgers kemungkinan akan turunkan Cengiz Under menggantikan Marc Albrighton.

Adapun prediksi line-up Leicester City (4-2-3-1): Schmeichel; Castagne, Fofana, Evans, Justin; Mendy, Tielemans; Albrighton, Maddison, Barnes; Perez.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO