Leicester City Lepas Pemain Terkaya di Dunia ke Klub Portugal

Leicester City Lepas Pemain Terkaya di Dunia ke Klub Portugal

Gila Bola – Leicester City akhirnya menjual pemain sepak bola terkaya di dunia yang juga keponakan Sultan Brunei, Faiq Bolkiah, ke klub Portugal, Maritimo.

Pemain berusia 22 tahun itu tinggalkan the Foxes tanpa pernah bermain sepak bola dan menunjukkan keterampilannya mengolah si kulit bundar, hingga akhirnya meminta pindah untuk menghidupkan kembali karirnya.

Winger dinamis ini menjadi salah satu dari pewaris tahta kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah yang senilai 22 Milyar Poundsterling. Ayahnya, Jefri Bolkiah, saudara dari taipan minyak, hingga menjadikan Faiq menjadi salah seorang anggota keluarga kerajaan di Brunei Darussalam.

Namun, statusnya sebagai anggota Kerajaan Brunei yang kaya-raya tak membuatnya berhenti untuk terus berkarir di dunia sepak bola. Padahal, seperti diungkapkan The Sun, Faiq sama sekali tak perlu bekerja mencari nafkah.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Setelah menimba pengalaman di tim muda AFC Newbury, pemain Leicester City itu sempat teken kontrak satu tahun di akademi tim muda yang terkenal di Inggris, Southampton, pada tahun 2009. Namun alih-alih teken kontrak penuh, dia ikuti trial di Arsenal pada tahun 2013, dan bermain untuk the Gunners di ajang Lion City Cup di tahun yang sama.

Faiq pun berhasil mencetak gol di laga melawan tim muda asal Singapura dalam turnamen tersebut. Ia kemudian mendapat tawaran untuk bergabung dengan Chelsea, yang sodorkan kontrak dua tahun pada tahun 2014. Namun, ia tinggalkan Stamford Bridge pada Desember 2015 dan teken kontrak tiga tahun dengan Leicester.

Bergabung dengan klub besar di Inggris, membuatnya dipercaya untuk menjadi kapten di Timnas Brunei Darussalam. Walau ia sama sekali belum pernah bermain dalam pertandingan profesional di Inggris, tapi ia sudah sembilan kali membela tim nasionalnya dan mencetak satu gol.

Faiq bahkan menjadi andalan di Timnas Brunei, dan menjadi kapten bagi timnya itu di Piala Solidaritas Dunia untuk Tsunami Aceh di tahun 2017.

Pemain Leicester City ini juga punya peluang untuk mewakili Timnas Amerika Serikat, karena ia lahir di Los Angeles. Namun, Faiq menyatakan kesetiaannya pada keluarga dan negara asalnya, Brunei.