Leicester City Nilai Salah dan Hamza Tabrakan Biasa

Leicester City Nilai Salah dan Hamza Tabrakan Biasa

Gilabola.com – Leicester City nilai Mohamed Salah dan Hamza Choudhury tabrakan biasa saja di laga Liga Inggris lawan Liverpool. Hamza tidak menekel Salah.

Liverpool sendiri meraih 3 poin saat melawan Leicester City dengan diwarnai momen dramatis di laga Premier League. Brendan Rodgers membela Hamza Choudhury atas tekelnya pada Mohamed Salah di laga skor 2-1 untuk kemenangan The Reds itu.

Manajer The Reds Jurgen Klopp telah menyatakan kekesalannya terhadap tekel Choudhury. Tekel terhadap sang pemain internasional Mesir dinilai berlebihan.

Klopp menekankan kepada the Evening Standard dan HITC jika teken Choudhury kepada Salah ‘sangat berbahaya’. Tidak terima, Rodgers membela pemainnya setelah klaim melihat ulang rekaman atau tayang ulang momen tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Rodgers menilai jika dirinya tidak terlalu jelas melihat apa yang terjadi dan seberapa jauh sudut kamera menangkap momen tabrakan tersebut. “Kalau menurut saya sih itu bukan tabrakan yang parah,” ujar Rodgers kepada Bein Sports.

“Mo Salah datang dari dalam, ia datang dengan cepat dan Hamzah berlari kembali. Terus ada tabrakan deh, jelas.”

Leicester City juga menilai aneh hadiah penalti Mane

“Saya tidak yakin juga seperti apa cederanya Salah. Saya sudah mencoba untuk melihatnya lagi di rekaman yang ada, jadi kalian tidak punya rekaman jarak dekat yang jelas.”

“Saya pikir emosi dari pertandingan, pada saat kejadian, terlihat lebih parah daripada sesungguhnya. Saya pikir dia baru mau ke belakang, Salah memotong jalurnya dan terjadilah tabrakan tidak terhindarkan.”

“Hamza itu pemain jujur yang sering melakukan pelanggaran, dia agresif, tapi saya tidak percaya dia sengaja menabraknya,” pungkas sang manajer.

Dalam laga itu Sadio Mane juga terlibat drama penalti. Fans The Foxes merasa Mane terlalu mudah terjatuh untuk mendapatkan hadiah penalti. Meski merasa aneh, namun mereka tidak bisa berbuat banyak hingga melihat tim idolanya kalah.