Liam Rosenior Santai Tanggapi Isu Jadi Pengganti Enzo Maresca di Chelsea

Gilabola.com – Liam Rosenior akhirnya buka suara terkait rumornya sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Enzo Maresca sebagai pelatih baru Chelsea, mengakui bahwa dalam hidup tidak ada jaminan, termasuk soal masa depan kariernya.

Usai hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di Stamford Bridge dalam pertandingan penutup mereka di tahun 2025, raksasa London Barat itu membuat keputusan mengejutkan dengan melepas Enzo Maresca.

Selain faktor penurunan performa di mana Chelsea saat ini masih tertinggal dalam persaingan papan atas dan berada di urutan kelima klasemen, 15 angka dari Arsenal di puncak, masalah internal juga menjadi faktor penentu.

Menurut laporan, hubungan dengan manajemen menurun dalam beberapa pekan terakhir, terutama karena komentas Maresca baru-baru ini tentang “48 jam terburuk” yang ia alami berkaitan langsung dengan saran medis yang ia terima mengenai batas menit bermain.

Meski begitu, perpisahan ini cukup mengejutkan publik lantaran juru taktik Italia itu dianggap sebagai sosok yang bisa mengembalikan kejayaan klub, apalagi dia sebelumnya berhasil mempersembahkan gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.

Rosenior Pilih Fokus ke Strasbourg

Dengan pemecatan Enzo Maresca, pelatih tim U-21 Calum McFarlane saat ini ditunjuk sebagai pelatih interim untuk pertandingan Premier League mendatang melawan Manchester City.

Sementara McFarlane bekerja sebagai pelatih sementara, Chelsea telah bekerja untuk segera mencari pelatih baru, dan Liam Rosenior disebut sebagai kandidat utama untuk mengambil pekerjaan di Stamford Bridge.

Rosenior sebelumnya sukses membawa Strasbourg lolos ke kompetisi Eropa pada musim pertamanya dan dengan klub Ligue 1 itu juga di bawah kepemilikan BlueCo, sama seperti Chelsea, perekrutan ini bisa menjadi lebih mudah.

Saat ditanya soal rumor ke Chelsea, Rosenior akhirnya angkat bicara, mengatakan bahwa tugasnya sekarang adalah berbicara soal laga selanjutnya menghadapi Nice. Dia menilai terlalu ikut dalam gosip hanya akan membuat pelatih gagal menjalankan pekerjaannya.

Juru taktik berusia 41 tahun itu mengaku tenang menghadapi rumor kepindahannya ke Stamford Bridge, menegaskan bahwa dia tidak merasa terganggu dan memilih untuk fokus pada pekerjaannya saat ini di Strasbourg.

Rosenior juga mengungkapkan bahwa dirinya belum merasa perlu membahas isu kepindahannya ini dengan para pemain. Namun dia mengaku beberapa candaan ringan tetap sempat muncul di ruang ganti.

Meski begitu, dia juga memberikan isyarat soal kepindahannya ke Premier League, mengatakan bahwa dalam hidup tidak ada yang pasti. Dia merasa tidak ada yang bisa memberi jaminan penuh tentang masa depan, termasuk dirinya dan karirnya.

Dia bahkan sempat mencontohkan bahwa pelatih bisa saja hari ini yakin bertahan lama, tapi besok justru diberhentikan. Jadi dia memilih tidak terlalu banyak membuat janji dan memilih untuk fokus pada pekerjaannya saat ini di Strasbourg.

Pendapat Kami

Sikap Liam Rosenior terlihat dewasa dan realistis dalam menanggapi rumor kepindahannya ke Chelsea. Dia memilih menjaga fokus ke Strasbourg, tapi tetap jujur bahwa masa depan di sepak bola selalu terbuka.