Lihat Perkelahian Jalanan Man Utd vs Leeds, Seturut Penuhnya Stadion Old Trafford

Gilabola.com – Untuk pertama kalinya sejak 1,5 tahun terakhir, sejak krisis kesehatan dimulai Maret 2020, puluhan ribu penonton kembali ke stadion Manchester United. Total jumlah penonton tepatnya mencapai 72.732 orang yang riuh rendah pada laga pertama Liga Inggris melawan Leeds United.

Tapi penyakit lama juga muncul kembali dengan fans kedua tim terlihat pukul-pukulan di jalanan kota Manchester, beberapa saat sebelum pertandingan itu sendiri dimulai di Old Trafford.

Sebuah cuplikan video viral di media sosial memperlihatkan pendukung dari kedua kesebelasan terlibat bentrok di luar sebuah cafe atau restoran, dan direkam dari dalam ruangan, memperlihatkan pula sedikit kekhawatiran soal perkelahian jalanan ini akan berdampak buruk bagi mereka di dalam establishment tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Persaingan antara pendukung Leeds United dan Manchester United, yang dijuluki “Roses rivalry” atau “derby Pennines”, adalah persaingan sepak bola yang berawal dari permusuhan yang sangat kuat antara dua daerah bersejarah, Lancashire dan Yorkshire, yang secara populer diyakini berasal dari Perang Mawar abad ke-15.

Meskipun kota Leeds dan Manchester terpisah lebih dari 64 km, tidak sedekat persaingan antara Liverpool dan Manchester yang sama-sama Merseyside, tradisi ini berlanjut turun temurun.

Sebuah penelitian oleh Football Fans Census memperlihatkan, dalam sejarah sepak bola Inggris, baik Leeds maupun Manchester United selalu berada pada peringkat tiga klub teratas berdasarkan jumlah klub yang menganggap mereka sebagai pesaing utamanya.

Di masa lalu, persaingan antara kedua klub telah melampaui aksi di lapangan di Old Trafford dan Elland Road. Permusuhan menjadi lebih intens pada periode 1970-an, ketika hooliganisme atau kekerasan dalam sepak bola Inggris mencapai puncaknya.

Salah satunya: perkelahian antara Leeds United Service Crew dan Red Army Manchester United, dua kelompok hooligan paling terkenal di Inggris, menjadi hal biasa dan dikenal sebagai beberapa bentrokan paling kejam dalam sejarah sepak bola Inggris.

Banyak yang terluka dalam perkelahian ini ini tetapi kekerasan antara penggemar klub telah menurun tajam sejak tahun 1970-an karena sejumlah alasan, terutama karena berkurangnya hooliganisme secara umum, seperti dikutip dari laman Wikipedia.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO