Lima Alasan Mengapa Manchester United Masih Bisa Kalahkan Manchester City

Di atas kertas, tentu saja, Manchester City lebih diunggulkan ketimbang Manchester United jelang derby Manchester di laga lanjutan Premier League di Old Trafford pada Sabtu (6/11) malam WIB.

Tentu saja itu bukan tanpa alasan. Manchester City telah mendominasi Liga Inggris selama beberapa tahun terakhir bersama Pep Guardiola, menjadi juara liga di tiga dari empat musim terakhir, dan mereka saat ini juga berada dalam performa yang lebih baik dari pada rival sekota mereka.

Tapi bukan berarti bahwa Manchester United tanpa peluang untuk menang di sini. Masih ada lima alasan mengapa pasukan Ole Gunnar Solskjaer bisa mengalahkan sang juara bertahan jelang pertemuan mereka di The Theatre of Dreams.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

5 – Absennya Dua Pilar Pertahanan Manchester City

Tuan rumah memang akan tanpa Raphael Varane di sini, tapi tim tamu juga tidak bisa menurunkan kekuatan terbaik mereka di lini pertahanan, saat bek tengah Aymeric Laporte harus absen karena kartu merahnya selama kekalahan melawan Crystal Palace akhir pekan lalu.

Bek kanan Kyle Walker juga mengalami cedera dalam pertandingan melawan Club Brugge dan mungkin tidak tampil di sini. Manchester City rentan terhadap serangan balik musim ini dan absennya bek Inggris itu bisa dimanfaatkan oleh kecepatan Marcus Rashford di sisi kiri serangan Manchester United.

4 – Inkonsistensi Serangan Manchester City

Sumber kekhawatiran lain bagi Pep Guardiola adalah performa para pemain depan yang berfluktuasi. Raheem Sterling mencetak gol selama tengah pekan, tapi dia terbukti selalu kesulitan saat berhadapan dengan Aaron Wan-Bissaka. Jack Grealish masih belum mencapai performa yang wah.

Gabriel Jesus terkadang tampil impresif, tetapi produktivitasnya belum mendekati apa yang diharapkan darinya. Kevin De Bruyne juga belum mencapai performa terbaiknya musim ini dan membuatnya kerap ditarik keluar atau ditinggalkan di bangku cadangan.

3 – Daya Ofensif Manchester United

Terlepas dari masalah defensif mereka, Ole Gunnar Solskjaer bisa membanggakan opsi ofensif yang luar biasa di skuadnya. Marcus Rashford terlihat tajam sejak kembali, Mason Greenwood memiliki kepercayaan diri besar di usia muda, dan Jadon Sancho akan tertarik membuktikan diri di hadapan tim yang dulu membuangnya.

Jangan lupakan dua penyerang gaek United, saat Cristiano Ronaldo telah mencetak 9 gol dalam 12 penampilannya di semua kompetisi, sementara Edinson Cavani sangat mengesankan dalam kesempatan terbatas yang diberikan kepadanya.

2 – Rekor Head to Head

Ole Gunnar Solskjaer telah memenangkan lebih banyak pertandingan melawan Pep Guardiola daripada kekalahannya, dan bahkan saat ini Manchester United tidak terkalahkan dalam empat pertemuan liga terakhir mereka melawan Manchester City, menang tiga kali.

Manchester United juga berhasil mencetak enam gol dalam waktu itu sementara Manchester City hanya mencetak satu gol. Mereka telah melakukannya dengan meyakinkan di masa lalu dan Ole Gunnar Solskjaer akan percaya diri bahwa timnya bisa melakukannya sekali lagi di sini.

1 – Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes

Kreativitas Bruno Fernandes berada di level yang berbeda musim ini. Dengan kedatangan Cristiano Ronaldo, gol gelandang Portugal itu berkurang, tapi dia menyalurkan energinya untuk mengatur permainan timnya.

Sejak bergabung dengan Manchester United, Fernandes telah terlibat dalam lebih banyak gol daripada pemain Premier League lainnya di semua kompetisi. Sementara dalam diri Cristiano Ronaldo, Manchester United memiliki salah satu pencetak gol terbesar dalam sejarah sepak bola. Kerjasama duo Portugal juga telah terbukti menentukan dalam banyak kesempatan musim ini.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO