Lima Hal Ini Selalu Ikuti Mourinho, Termasuk di Tottenham

Lima Hal Ini Selalu Ikuti Mourinho, Termasuk di Tottenham

Lima hal ini ikut ke mana pun Jose Mourinho pergi, termasuk di Tottenham Hotspur. Satu adalah piala, dua kemenangan, tiga sisanya mengkhawatirkan.

Setelah 24 jam berlalu sejak pemecatan Mauricio Pochettino dan penunjukan Jose Mourinho, para pendukung Tottenham mulai berpikir apa yang akan mereka lihat mulai dari laga akhir pekan ini melawan West Ham United di ajang Liga Inggris dan pekan depan melawan Olympiakos di ajang Liga Champions.

Yang pertama dari lima hal yang ikuti Mourinho adalah piala. Kedatangan Mourinho ke klub barunya selalu berarti keberhasilan meraih trofi. Itu sudah dia buktikan dalam tujuh klub sebelum ini, mulai dari klub Portugal FC Porto tahun 2002 sampai 2004, saat mana ia menyumbangkan enam trofi sekaligus. Mourinho memenangkan setidaknya satu trofi di musim pertamanya dari enam klub terakhirnya yang berlangsung lebih dari setahun, dan setidaknya dua trofi total di setiap klub terkininya.

Di sisi lain sudah sejak tahun 2008 klub berjuluk The Lilywhites itu mengalami dahaga piala. Mereka akan sangat merindukan kedatangan trofi ke lemari kabinetnya. Dan memang itu yang disuarakan oleh David Levy saat memperkenalkan sang pelatih Portugal.

Perubahan Susunan Pemain dan Rentetan Kemenangan

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Hal lain yang bisa diharapkan dari kedatangan Mourinho adalah hobinya untuk merombak total susunan pemain. Sepertinya untuk menegaskan jejaknya di setiap klub. Kita akan menyaksikan starting XI yang berbeda dari Tottenham pada laga akhir pekan ini di kandang West Ham United. Biasanya dia juga melakukan sejumlah pembelian, tapi karena Mourinho masuk di bulan November, pembelian baru bisa dilakukannya Januari nanti.

Namun entah manjur atau tidak, The Special One selalu memberi kemenangan pada laga-laga pertamanya di klub barunya. Dari 10 laga pertamanya dari delapan posisi sebagai pelatih – total 80 pertandingan – berujung dengan 48 kemenangan dengan mayoritas kekalahannya terjadi dari tiga peran pertamanya di Portugal, di Benfica, Uniao Leiria dan FC Porto, dan itu sudah cukup lama.

Sejak meninggalkan tanah airnya, Mourinho hanya kalah enam kali dalam dalam 10 pertandingan pertama di klub barunya – tingkat kekalahan hanya 12 persen. Dari enam posisi terbarunya di Porto, Chelsea (dua kali), Inter, Real Madrid dan Manchester United, ia tidak kalah dari empat pertandingan pertamanya. Total 19 kemenangan dari 24 laga. Jadi fans Spurs boleh berharap mereka pulang dari London Olympic Stadium akhir pekan ini dengan tiga poin.

Bersiap Hadapi Performa Menurun Setelah Tahun Kedua

Kita sudah lihat pola yang sama ini berulang-ulang. Bulan madu Mourinho di klub baru hanya akan berlangsung sampai setelah tahun keduanya. Usai itu, performa merosot dari 60,8 persen kemenangan di tahun pertamanya, serta 70,5 persen di musim kedua, menjadi hanya 54,9 persen kemenangan di tahun ketiga dan 37,5 persen pada musim keempatnya.

Lima Hal Ini Selalu Ikuti Mourinho, Termasuk di Tottenham

Jadi kesempatan Tottenham Hotspur meraih trofi – jika dikaitkan dengan data ini – adalah musim 2019/2020 dan musim depan. Setelah itu peluang emas mereka akan tertutup. Mourinho selalu dipecat di tengah musim ketiganya pada tiga karir terkininya di Real Madrid, Chelsea dan Manchester United.

Dan pada laga-laga terakhirnya di sebuah klub sebelum pemecatan terjadi, biasanya mereka akan sangat menderita. Hanya satu kali dari lima karir kepelatihan terkininya usai dengan dua kemenangan atau lebih pada lima pertandingan terakhirnya. Sudah berkali-kali itu terjadi dalam hidupnya dan sulit untuk membayangkan hal yang sama tidak akan terjadi di Tottenham Hotspur.