Lindelof Mimpi Jadi Striker Di Manchester United

Lindelof Mimpi Jadi Striker Di Manchester United

Gilabola.com – Lindelof mimpi jadi striker di Manchester United. Pemain klub Liga Inggris itu mengenang masa kecilnya yang jago jebol gawang lawan.

Dalam kehidupan yang berbeda di dunia pararel, Victor Lindelof bisa jadi tidak akan menjadi The Iceman. Tidak akan menjadi pemain Manchester United yang kalem dan tenang menjaga lini belakang. Sebaliknya, ia akan memakai nomor 10, bukan nomor 2, dan akan habis-habisan cetak gol daripada menghentikan striker lawan.

Dibesarkan di Vasteras, sebuah kota kecil di Swedia pusat, Lindelof adalah seorang gelandang serang yang elegan. Sekarang dia adalah seorang pemain nomor 10 yang terjebak dalam tubuh pemain nomor 2. Ia telah menjadi pusat revolusi Ole Gunnar Solskjaer di Old Trafford.

Sang pemain Norwegia ingin timnya bermain dengan intensitas yang lebih tinggi lagi saat bertanding. Ia ingin tim lebih menekan ketika mereka tidak memiliki bola dan cepat menyerang ketika mereka menguasai bola.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tapi dia juga ingin timnya untuk bermain lebih maju lagi dari belakang dan di situlah Lindelof datang. Keterampilan bermain lebih jauh ke depan sebagai seorang remaja sekarang sedang dipamerkan dari pusat pertahanan timnya. Dia dapat menjadi bek tetapi dia juga bisa menjadi pengumpan yang baik hingga jauh ke depan.

“Saya adalah gelandang ketika saya masih muda,” kenang Lindelof melalui ESPN FC dalam sebuah wawancara eksklusif. “Saya sudah lama tidak menjadi pemain bertahan. Saya pikir mungkin itu sebabnya saya nyaman saat menguasai bola karena saya memulai langkah menjadi pesepakbola sebagai nomor 10, kemudian menjadi gelandang dua arah, kemudian nomor 6 dan sekarang saya malah jadi bek.”

Lindelof mimpi jadi striker terbentur kenyataan di Manchester United

“Mungkin itu sebabnya saya ingin terus menguasai bola dan mengapa saya merasa nyaman dengan itu. Saya ingin terus menguasai bola di kaki saya. Itu bukan masalah bagi saya dan saya suka bermain sepak bola seperti itu.”

Dia adalah pemain bertahan yang baik dan merupakan salah satu pemain terbaik Setan Merah selama musim yang mengecewakan tahun lalu. Tapi apakah dia pemain nomor 10 yang hebat? “Ya,” balasnya sambil tersenyum.

“Ketika saya masih muda. Saya sanggup mencetak banyak gol. Saya tidak mencetak banyak gol saja sekarang. Rasanya menyenangkan untuk bermain sebagai nomor 10. Saya bisa melakukan apa saja yang saya inginkan.”

“Tapi waktu itu saya masih muda, mungkin 13 tahun. Rasanya menyenangkan. Di kepala ini terkadang saya merasa masih striker saja. Saya ingin lolos sampai jauh ke depan. Saya sekarang tidak memiliki naluri untuk menembak (karena kelamaan jadi pemain bertahan). Sekarang saya lebih sering menyiapkan rekan tim saya untuk menghasilkan gol,” pungkasnya.