Lini Tengah Man United Minim Kreativitas Karena Takut Bek Blunder!

Paul Scholes : Lini Tengah Minim Kreativitas Karena Takut Bek MU Berbuat Bodoh!

Gila Bola – Manajer Ole Gunnar Solskjer lebih sering menurunkan dua gelandang bertipe defensif yang menurunkan kreativitas permainan Manchester United dan legenda klub Paul Scholes tahu alasannya.

Keputusan yang sama kembali dibuat Ole Gunnar Solskjaer saat menurunkan Nemanja Matic dan Fred di lini tengah defensif dalam kemenangan tipis 1-0 atas West Brom di Old Trafford tadi malam, dengan gol tunggal dicetak oleh Bruno Fernandes dari titik putih.

Trio gelandang defensif Nemanja Matic (496 menit), Fred (815 menit), dan Scott McTominay (744 menit) memang kerap mendapatkan kepercayaan turun sebagai starter di lini tengah Setan Merah di musim ini, mengorbankan gelandang kreatif macam Donny van de Beek (384 menit) dan Paul Pogba (527 menit).

Kini legenda klub Paul Scholes mengungkapkan bahwa alasan mengapa barisan lini tengah Manchester United kurang kreativitas karena kualitas pertahanan mereka yang di bawah standar membuat barisan gelandang sering bermain lebih defensif karena mengkhawatirkan barisan lini belakang.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Memang sudah sering barisan bek The Red Devils melakukan kesalahan konyol seperti kekalahan terakhir kontra Istanbul Basaksehir di Liga Champions, sayangnya Ole Gunnar Solskjaer gagal membawa bek baru selama musim panas lalu saat performa bek tengah klub saat ini kadang mengkhawatirkan.

Paul Scholes, yang memenangkan 66 caps bersama timnas Inggris, juga mengatakan bahwa bermain dengan dua pemain bertahan di lini tengah baik-baik saja bagi United jika mereka melakukan pertandingan tandang untuk menyerang melalui serangan balik, tetapi itu harusnya menjadi cerita yang berbeda di kandang sendiri yang harus berani bermain lebih menyerang.

“Formasi lini tengah yang mereka (dengan dua gelandang bertahan) mainkan baik-baik saja ketika Anda bermain di laga tandang ketika Anda harus menguasai bola, Anda harus mengambil bola dari lawan, dan kadang-kadang bisa bermain dengan serangan balik.”

“Tapi saya pikir ketika bermain di kandang, di mana Anda bisa menguasai lebih banyak bola, saya rasa kualitas kedua gelandang bertahan United tidak cukup. Apakah itu Fred dan Matic atau Fred dan McTominay, mereka berdua bagus saat bermain jauh di belakang dan mengontrol permainan, melindungi dua bek tengah, itulah alasan mengapa mereka bermain.”

“Itu menghilangkan sisi kreativitas dalam menyerang. Saya merasa sedikit kasihan kepada para penyerang karena mereka harus menciptakan peluang mereka sendiri. Mereka memiliki keterampilan hebat dan mereka mampu melakukannya, membawa bola ke Fernandes, dia pengumpan bola yang hebat, Martial bisa melewati lawan dengan dribelnya dan Rashford memiliki kecepatan yang hebat, tetapi dua pemain lini tengah, terutama di Old Trafford, mereka harus berkontribusi lebih banyak ke permainan ofensif tim.”