Site icon Gila Bola

Lionel Messi Bisa Mengubah Masa Depan Wonderkid Manchester City, Ini Alasannya

Nico O'Reilly pemain Manchester City

Tidak banyak pemain muda yang mendapat kesempatan menguji kemampuan langsung melawan Lionel Messi. Nico O’Reilly kini berada di posisi itu, dan laga menghadapi Argentina bisa memberi gambaran penting bagi Manchester City soal masa depannya.

Pemain muda jebolan akademi City tersebut sedang tampil bersama tim nasionalnya di ajang Piala Dunia. Meski dikenal sebagai gelandang serang sejak meniti karier di akademi, perjalanan O’Reilly justru berubah ketika Pep Guardiola memberinya kesempatan bermain sebagai bek kiri di tim utama.

Dari Gelandang Serang Menjadi Bek Kiri

Perubahan posisi itu sempat mengejutkan pelatih akademinya. Namun keputusan Guardiola terbukti berhasil.

Musim lalu, O’Reilly berkembang pesat hingga mencetak dua gol pada final Carabao Cup. Penampilannya juga membawanya meraih penghargaan Young Player of the Year sebelum akhirnya menembus tim nasional dan tampil di Piala Dunia.

Dalam wawancaranya, O’Reilly mengakui fase tersulit saat berpindah posisi adalah memahami cara bertahan.

“Bagian bertahan adalah hal yang paling harus saya pelajari karena sebelumnya saya tidak terbiasa. Sekarang semuanya mulai terasa lebih mudah dipahami. Kuncinya adalah mentalitas, kuat, cepat, dan berani melakukan tekel.”

Ia juga mengaku masih belajar setiap kali tampil di lapangan.

“Saya banyak dibantu Josko Gvardiol, Ruben Dias, dan para pemimpin tim lainnya. Sebagai gelandang, Anda tidak terbiasa menghadapi penyerang terbaik liga dalam situasi satu lawan satu. Itu sulit, tetapi saya terus belajar.”

Sudah Menghadapi Banyak Bintang

Perubahan posisi tersebut tidak menghambat perkembangan O’Reilly.

Ia sudah berhasil menghadapi sejumlah penyerang papan atas seperti Mohamed Salah, Noni Madueke, dan Bukayo Saka. Sebulan kemudian, O’Reilly bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik saat Manchester City mengalahkan Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Menariknya, ketika ditanya lawan tersulit yang pernah dihadapinya, O’Reilly justru memilih penyerang Everton, Iliman N’Diaye.

Jawaban itu bisa berubah.

Sebab kini tantangan berikutnya adalah Lionel Messi.

Laga Kontra Messi Bisa Pengaruhi Keputusan Manchester City

Saat Messi menjalani Piala Dunia pertamanya, O’Reilly bahkan baru berusia sekitar satu tahun. Kesempatan menghadapi kapten Argentina kemungkinan menjadi satu-satunya dalam kariernya.

Bagi Manchester City, pertandingan tersebut bukan sekadar final Piala Dunia. Klub juga bisa memperoleh gambaran mengenai posisi terbaik O’Reilly untuk masa depan.

Sejak awal musim lalu ia diproyeksikan kembali bermain sebagai gelandang, bahkan O’Reilly sendiri merasa karakter permainannya cocok sebagai gelandang nomor delapan.

Meski demikian, penampilannya di sisi kiri pertahanan membuat situasinya berubah. Ia dinilai memiliki atribut lengkap sebagai bek modern dan mampu keluar dari duel-duel sulit sambil tetap menguasai bola.

Jika mampu tampil meyakinkan saat menghadapi Messi, bukan tidak mungkin Manchester City akan semakin yakin mempertahankannya sebagai bek kiri.

Menghadapi Lionel Messi memang bukan satu-satunya ukuran kualitas seorang bek, tetapi laga sebesar ini bisa menjadi panggung yang menunjukkan apakah ia memang layak diproyeksikan sebagai bek kiri jangka panjang atau kembali ke posisi asalnya di lini tengah.

Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
Exit mobile version