Liverpool mulai menyusun rencana baru di bursa transfer setelah peluang merekrut Yan Diomande semakin rumit. Klub Merseyside itu kini dikabarkan membuka komunikasi dengan kubu Bradley Barcola, winger Paris Saint-Germain yang disebut masuk daftar incaran untuk memperkuat lini serang musim depan.
Sebelumnya, Liverpool sempat mengajukan tawaran kepada RB Leipzig untuk mendapatkan Diomande. Namun proposal tersebut ditolak, sementara PSG kini disebut berada di posisi terdepan dalam perburuan pemain asal Pantai Gading tersebut.
Bradley Barcola Jadi Opsi Baru Liverpool
Laporan Gilabola sebelumnya menyebut Liverpool telah menghubungi perwakilan Barcola. Dalam pembicaraan itu, The Reds mendapat informasi bahwa pemain berusia 23 tahun tersebut bisa dilepas PSG dengan nilai sekitar 120 juta euro atau sekitar Rp2,28 triliun.
Meski begitu, situasinya belum sederhana.
Jurnalis David Ornstein melaporkan PSG justru tidak berniat menjual Barcola. Klub asal Prancis itu bahkan dikabarkan hanya akan mempertimbangkan tawaran di atas Rp2,56 triliun, angka yang tentu menjadi tantangan besar bagi Liverpool.
Artinya, jika benar ingin memboyong Barcola ke Anfield, Liverpool kemungkinan harus mengeluarkan dana lebih dari Rp2 triliun.
Dinilai Cocok dengan Gaya Bermain Andoni Iraola
Nama Barcola muncul bukan tanpa alasan. Winger Prancis itu dinilai memiliki karakter yang dibutuhkan Liverpool, yakni cepat, agresif saat membawa bola, dan tetap produktif di depan gawang.
Artikel sumber juga menilai Barcola berpotensi menjadi pemain yang sesuai dengan pendekatan permainan Andoni Iraola. Dibanding lebih banyak menciptakan peluang untuk rekan setim, Barcola dikenal sebagai winger yang kerap menjadi penyelesai akhir serangan.
Karakter tersebut disebut mirip dengan Eli Junior Kroupi.
Pada musim 2025/2026, Kroupi mencatat 13 gol dari 1.683 menit bermain. Sementara Barcola membukukan 11 gol dan satu assist dalam 1.750 menit bermain. Dari sisi dribel sukses dan peluang yang diciptakan, Barcola juga menunjukkan kontribusi yang cukup tinggi.
Perbandingan itu membuat Barcola dinilai bisa memberi dimensi berbeda dibanding beberapa pemain sayap yang kini dimiliki Liverpool.
Rio Ngumoha disebut masih lebih menonjol dalam kemampuan melewati lawan, sedangkan Victor Munoz memiliki karakter serupa. Adapun Cody Gakpo memang mampu mencetak gol, tetapi dianggap memiliki pola permainan yang lebih terbatas dalam menghasilkan gol-golnya.
Barcola justru menawarkan keseimbangan sebagai winger yang tetap berbahaya di kotak penalti dan mampu menjadi sumber gol dari sisi lapangan.
Analisis Gilabola.com
Jika peluang mendapatkan Yan Diomande memang semakin kecil, mengalihkan perhatian kepada Bradley Barcola merupakan langkah yang masuk akal.
Namun, harga yang dipasang PSG sangat tinggi dan membuat transfer ini penuh risiko. Liverpool perlu memastikan bahwa investasi lebih dari Rp2 triliun benar-benar sebanding dengan kontribusi yang bisa diberikan Barcola.
Dari data yang ada, kualitasnya memang menjanjikan, tetapi keputusan akhir tetap akan bergantung pada apakah PSG bersedia melepas sang pemain.

