Liverpool Angkat Trofi Tanpa Hingar-Bingar Suporter

Liverpool Angkat Trofi Tanpa Hingar-Bingar Suporter

Gilabola.com – Liverpool dijanjikan akan mengangkat trofi Liga Premier pertama mereka sejak 1990 silam, tapi tanpa disaksikan para suporter fanatik mereka.

Skuad asuhan Jurgen Klopp itu hanya membutuhkan dua kemenangan lagi dari sembilan pertandingan tersisa di Liga Premier musim ini, di mana kompetisi teratas sepak bola Inggris itu akan kembali digelar pada bulan depan. Karena itulah, the Reds diyakini akan mengangkat trofi pertama yang sudah mereka tunggu-tunggu sejak tiga dekade silam.

The Kop dipastikan tak akan bisa menyaksikan momen bersejarah ini secara langsung, karena seluruh pertandingan lanjutan yang akan kembali digelar mulai 12 Juni mendarang bakal digelar di stadion yang kosong melompong.

Tapi ketua eksekutif Liga Premier, Richard Masters, berjanji tim juara baru itu akan mendapatkan trofi merka secara tradisional, yang memungkinkan the Reds lakukan semacam perayaan walau kecil-kecilan.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

“Jika memungkinkan, ya, akan ada upacara (selebrasi), dan Liverpool bisa berkeliling membawa pialanya. Kami juga ingin adakan presentasi trofi untuk memberi para pemain dan staf klub momen bagi mereka yang sudah bekerja sangat keras,” ujar Masters.

“Jadi, kami akan mencoba dan melakukannya, kecuali hal itu tidak mungkin dilakukan karena masalah keamanan. Dari perspektif perencanaan, kami fokus menyelesaikan musim 2019/20 ini, tapi kami juga harus merencanakan semua kemungkinan,” tambahnya, seperti dilansir SunSport.

Sementara itu, Liga Premier mempertimbangkan untuk memperdengarkan rekaman suara kerumunan suporter di dalam stadion, agar area pertandingan ‘tetap ramai’ dan pemain tetap bersemangat dalam bertanding.

Kembalinya Bundesliga pada akhir pekan lalu, seakan menjadi sebuah iklan tentang bagaimana pertandingan akan digelar saat sepak bola kembali berlangsung di Inggris. Saat ini, dengan bangku-bangku kosong di seantero stadion, satu-satunya suara hanyalah suara bola yang disepak dan sesekali teriakan para pemain serta pelatih.

Tapi, sementara Sky awalnya waspada dengan upaya ‘keriuhan buatan’ yang bisa menyamarkan realitas bahwa pertandingan saat ini harus digelar secara tertutup, mereka sekarang justru telah memulai diskusi tentang bagaimana membuat laga-laga Liga Premier terlihat lebih baik. Termasuk, untuk momen juara bagi Liverpool di pengujung musim ini.

“Jerman jelas lakukan beberapa langkah di depan kami, dan kami bisa belajar dari mereka serta menonton mereka, juga percaya diri dengan kesuksesan mereka. Menyaksikan bagaimana siarannya itu sangat membantu,” ujar Masters.

“Jelas masalah besarnya adalah, jika tidak ada suporter di stadion, seperti apa suporter menonton di rumah, seperti apa pengalamannya? Betapa berbedanya dengan produksi Liga Premier yang normal? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang ingin kami jawab,” ungkapnya.

“Saya pikir, kita akan lakukan pendekatan yang berbeda. Tidak lebih baik, tapi sedikit berbeda. Itu menjadi salah satu yang kami akan bicarakan dengan klub,” tambah Masters.