Liverpool Bisa Mengulang Trik Transfer Diogo Jota pada Empat Pemain, Ini Daftarnya!

Liverpool akan kembali lakoni jadwal sibuknya pada akhir pekan ini. The Reds dijadwalkan tandang ke Molineux dan hadapi Wolves pada Sabtu (4/12) malam.

Gilabola.com –  Diogo Jota akan kembali ke kandang bekas majikannya, setelah ia pindah ke Merseyside pada musim panas 2020 untuk sebuah transfer senilai 40 Juta Pounds atau sekitar Rp 764 Miliar.

Sejak saat itu, penyerang asal Portugal tersebut meroket sebagai salah satu andalan Anfield. Permainannya terus berkembang bersama The Reds, dan dia mencetak sekitar dua kali lebih sering di Liga Premier bersama tim asuhan Jurgen Klopp itu, dibandingkan dengan saat jalani karirnya di klub Midlands tersebut.

Diogo Jota memang dikenal sebagai pemain bagus di Wolves, divisi pemantau bakat Liverpool melihat potensinya bisa lebih berkembang di bawah asuhan Klopp.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Menjelang kembalinya pemain itu ke Molineux, The Reds diberitakan tengah mengincar pemain titisan Jota dalam diri empat penyerang muda dan tengah diawasi pemantau bakat klub Merseyside tersebut. Berikut ulasan LiverpoolECHO:

Jonathan David (Lille)

Jonathan David hampir dipastikan akan lanjutkan karirnya di Liverpool dalam waktu dekat ini. Pemain internasional Kanada itu terus tunjukkan potensi besarnya di setiap musim, dan tak ada yang berubah pada musim ini.

Walau baru berusia 21 tahun, David sudah bukukan setidaknya 12 gol liga di setiap musim di tiga musim terakhir ini. Dia kantongi 12 gol – yang bukan berasal dari titik putih, saat lakoni musim terobosannya di Gent, sebelum akhirnya mencetak 18 gol di musim berikutnya. Sementara pada musim lalu, David berhasil kantongi 13 gol untuk Lille.

Sedangkan sejauh musim ini, David sudah mencetak delapan gol – yang lagi-lagi non-penalti, dalam 15 penampilannya. Hal ini membuatnya tercatat berhasil mencetak rata-rata dua digit gol lagi musim ini. Sebagai penyerang yang bisa mengandalkan kedua kakinya, memiliki pergerakan impresif dan pusat gravitasi yang rendah, David pun layak menjadi salah satu bintang muda yang harus diperhatikan.

Christopher Nkunku (RB Leipzig)

Salah satu pemain yang tampaknya bakal lakukan lompatan belakangan ini adalah Christopher Nkunku, yang saat ini bermain untuk klub yang pernah dibela Ibrahima Konate, RB Leipzig.

Liverpool tampak cenderung mengejar pemain dari klub Red Bull – misalnya saja Takumi Minamino, Sadio Mane dan Naby Keita, dan kini Nkunku bisa menjadi pemain Red Bell berikutnya yang datang ke Anfield, terutama mengingat dia baru saja genap berusia 24 tahun.

Musim ini, pemain asal Prancis itu sudah bukukan lima gol di Bundesliga, serta tujuh gol lain di fase grup Liga Champions di mana timnya berada satu grup dengan Manchester City dan PSG. Nkunku bergerak cepat di lapangan dan kreatif. Lalu pada musim panas, dia akan memiliki sisa kontrak dua tahun di Leipzig.

Jarrod Bowen (West Ham United)

Agak mengejutkan saat pemain ini dikaitkan dengan rencana transfer Anfield selama musim panas, meskipun tak ada yang terjadi. Dia tak punya status sebagai marquee player, tapi bermain tidak terlalu berbeda dengan Jota – saat pemain internasional Portugal itu dikontrak Wolves.

Bowen akan berusia 25 tahun pada bulan ini, dan dia pemain asal Inggris dan produk lokal yang membuatnya menjadi prospek menarik, mengingat implikasi dari Brexit di bursa transfer pemain.

Penyerang The Hammers itu sudah mencetak tiga gol non-penalti dan catatkan lima assist di Liga Premier serta Liga Europa musim ini. Bowen juga bisa andalkan dua kakinya, bermain serba guna dan jarang alami cedera, di mana hal-hal itu menambah kaya ketrampilannya yang berharga di lapangan.

Raphinha (Leeds United)

Raphinha merupakan pemain yang punya bakat khas yang sangat mirip dengan Jurgen Klopp. Dia bergerak intens, atletis dan sangat baik saat bermain dengan atau tanpa bola. Selain itu, Raphinha secara bertahap berhasil menambahkan

sangat mirip dengan bakat khas Klopp. Dia intens, atletis dan sangat aktif baik dengan dan tanpa bola, dan dia secara bertahap menambahkan produk akhir dalam permainannya di lapangan.

Sama seperti Bowen, pemain asal Brasil itu juga baru akan berusia 25 tahun bulan ini, di mana hal itu menunjukkan bahwa dia kemungkinan akan masuki tahun-tahun terbaik dalam performanya di atas lapangan.

Raphinha lebih mengandalkan kaki kiri di lapangan, cepat, kreatif dan bisa lakukan operan yang luar biasa dari bola mati, dan hal ini diyakini bisa dimanfaatkan Liverpool.

Andalan pelatih Marcelo Bielsa itu sudah mencetak 11 gol non-penalti dan sembilan assist, sejak ia merumput di Liga Premier musim lalu. Jumlah golnya itu memang belum seberapa, tapi musim ini dia sudah berhasil menyamai koleksi total golnya sendiri di musim lalu, dan ini jelas-jelas menunjukkan bahwa dia sudah berevolusi.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO