Liverpool Diamuk Suporter Usai Imbang di Brentford

Liverpool ‘diamuk’ suporter mereka sendiri karena sia-siakan banyak kesempatan di lini depan dan ceroboh di belakang dalam laga imbang melawan Brentford akhir pekan ini.

The Reds lakoni laga tandang ke markas tim promosi, Brentford, untuk pertama kalinya dalam 38 tahun terakhir, dan terkesan meremehkan pertemuan ini.

Akibatnya, skuad Jurgen Klopp harus membayar mahal kecerobohan yang mereka tunjukkan sejak awal laga saat tuan rumah berhasil memecah kebuntuan lebih dulu lewat gol Ethan Pinnock di menit 27. Beruntung, Diogo Jota berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan jarak dekatnya di antara para pemain belakang Brentford yang jangkung.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

The Reds, atau tepatnya ‘The Yellows’ (karena jersey mereka yang kuning-kuning), harus berterima kasih pada intervensi VAR yang mensahkan gol Mohamed Salah di menit 54 dan membuatnya menjadi top skorer ke-10 sepanjang masa Liverpool.

Dua gol berikutnya terjadi secara beruntun dalam waktu yang berdekatan, di mana Brentford berhasil memanfaatkan kelalaian lini belakang The Reds dan membuat mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Vitaly Janelt di menit 63. Beruntung bagi Klopp, Curtis Jones berhasil lancarkan tendangan kerasnya dan membawa The Reds kembali memimpin 2-3 di menit 67.

Sekali lagi, lini belakang skuad Anfield menjadi sorotan, karena mereka gagal mempertahankan keunggulan dan kembali kebobolan. Yoane Wissa membawa Brent ford menyamakan kedudukan di menit 82, dan skor imbang 3-3 pun menutup pertarungan keduanya.

Liverpool sempat mendapat peluang sebelum laga usai, tapi mereka melewatkan kesempatan untuk membawa pulang poin sempurna dari kandang lawan.

Permainan ini langsung mendapat respon tak mengenakkan dari para suporter. Mereka beramai-ramai menyerbu media sosial dan menyesali permainan skuad Klopp yang tak bisa memanfaatkan situasi saat Chelsea serta Manchester United kalah, sementara Manchester City hanya bisa menang 0-1 di Stamford Bridge.

Menghadapi tim promosi – meskipun Brentford bisa membuktikan ketangguhan mereka di kompetisi sepak bola tertinggi Inggris, ini tentunya banyak yang berharap agar The Reds menang. Saat ini, mereka memang masih berada di posisi teratas dengan 14 poin, tapi posisi tersebut terancam klub-klub lima besar di belakangnya, yang berpeluang menyusul jika permainan Salah dan kawan-kawan tak berubah. Berikut ini respon kekecewaan para suporter, seperti yang dilansir ThisisAnfield.com:

“Hasil imbang menjadi pil pahit yang harus ditelan… Hasil yang mengecewakan, kinerja pertahanan Liverpool yang kacau, entah dari mana. Sebenarnya, Brentford lebih dari pantas untuk dapatkan hasil imbang di sana. Mereka luar biasa. Frustrasi untuk bukan bencana, ke Porto…”, demikian kicauan suporter dengan akun @HenryJackson87 dari laman Twitter.

“Yah itu hanya gila. Khawatir karena tidak ada yang benar-benar bisa mengangkat kepala mereka. Mungkin saatnya untuk melihat beberapa pemain tetap yang harus diturunkan demi kru baru,” tambah pemilik akun @LFCZA.

“Dua poin terbuang sia-sia. Salah seharusnya bisa membunuh lawan, tapi #LFC bermain ceroboh dan membuat Brentford terlihat jauh lebih baik dari mereka. Benar-benar membuat frustrasi,” ujar @paul_grech.

“Sia-sia di lini serang dan ceroboh dalam bertahan, seperti menonton Liverpool di tahun 2016,” ujar pemilik akun @SamMcGuire90 yang cukup menohok.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO