Liverpool tampaknya semakin yakin untuk tidak mengalah dari Inter Milan dalam negosiasi transfer Curtis Jones.
Klub Merseyside itu dikabarkan mulai kehilangan kesabaran setelah melihat langkah transfer Inter pada bursa musim panas ini. Padahal, tawaran kedua yang diajukan klub Italia tersebut untuk Jones baru saja ditolak.
Inter sebelumnya mengirim proposal senilai sekitar Rp472 miliar untuk memboyong gelandang berusia 25 tahun itu. Nilai tersebut masih jauh di bawah harga yang dipasang Liverpool yang berada di kisaran Rp765 miliar.
Situasi ini membuat petinggi Anfield disebut merasa Inter tidak benar-benar serius mengejar Jones.
Liverpool Pertanyakan Prioritas Transfer Inter Milan
Yang membuat posisi Liverpool semakin kuat adalah aktivitas transfer Inter di sektor lain.
Klub juara Serie A itu diketahui sedang memburu bek Atalanta, Marco Palestra. Namun pemain berusia 21 tahun tersebut kini lebih dekat bergabung dengan Chelsea.
Chelsea disebut berhasil mengungguli Inter setelah menawarkan paket kontrak yang jauh lebih besar. Klub London Barat itu kini berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan transfer senilai sekitar Rp1,14 triliun.
Sebelum Chelsea masuk, Inter sebenarnya sudah menyiapkan paket transfer senilai lebih dari Rp944 miliar untuk Palestra.
Angka itu tentu sulit diabaikan Liverpool. Sebab nominal tersebut bahkan lebih tinggi sekitar Rp179 miliar dibanding valuasi yang mereka tetapkan untuk Curtis Jones.
Jika Inter Milan memang mampu menyiapkan dana hampir Rp1 triliun untuk Marco Palestra, sulit memahami mengapa mereka terus mengajukan tawaran yang jauh di bawah valuasi Curtis Jones.
Laporan yang sama juga menyebut Palestra sempat ditawarkan kepada Liverpool dan Arsenal sebelum akhirnya memilih Chelsea sebagai tujuan berikutnya.
Liverpool Tak Mau Jual Murah Curtis Jones
Melihat kemampuan finansial Inter dalam perburuan pemain lain, Liverpool diyakini tidak memiliki alasan untuk menurunkan harga Jones.
Bahkan muncul klaim bahwa petinggi klub lebih memilih mengambil risiko kehilangan sang pemain secara gratis pada musim panas tahun depan dibanding melepasnya sekarang dengan harga yang dianggap terlalu murah.
Jones saat ini memasuki tahun terakhir kontraknya di Anfield.
Pembicaraan kontrak baru memang belum menunjukkan perkembangan berarti. Belum ada negosiasi aktif yang berjalan saat ini, meski Liverpool disebut masih terbuka untuk membahas kesepakatan baru apabila kedua pihak bisa menemukan titik temu terkait tuntutan pemain dan tawaran klub.
Di tengah spekulasi yang terus berkembang, Liverpool juga tidak melihat adanya indikasi bahwa situasi kontrak tersebut memengaruhi fokus Jones.
Pembahasan mengenai masa depan sang gelandang disebut kemungkinan baru akan kembali dilakukan pada akhir tahun.

