Gilabola.com – Mantan winger Jermaine Pennant memberikan pesan tegas kepada manajemen Liverpool: Segera datangkan Michael Olise tanpa menunda!
Usai penampilan impresif pemain asal Prancis itu pada babak pertama semifinal Liga Champions UEFA bersama Bayern Munchen menghadapi Paris Saint-Germain, Pennant langsung menyuarakan pendapatnya di media sosial. Ia meminta The Reds menjadikan sang winger sebagai penerus utama Mohamed Salah.
Olise tampil menonjol dalam laga yang digelar di Parc des Princes. Gol indah pada menit ke-41 menjadi penutup performa dominan di babak pertama, di mana visi permainan dan tekniknya membuat lini pertahanan lawan kewalahan.
Pennant: Liverpool Harus Segera Bergerak
Melalui platform X, Pennant menyampaikan pendapatnya tanpa ragu terkait strategi transfer klub pada musim panas.
Ia menulis bahwa Liverpool harus langsung merekrut Olise dengan segala cara, bahkan jika harus mengorbankan Cody Gakpo ditambah dana besar.
Dengan Salah diprediksi akan hengkang pada akhir musim, kebutuhan akan winger kanan berkaki kiri dengan kualitas elite menjadi sangat mendesak.
Pada usia 24 tahun, Olise menunjukkan performa luar biasa dengan catatan 19 gol dan 29 assist di semua kompetisi musim ini, serta total 40 gol dari 102 pertandingan bersama klub Jerman tersebut. Statistik ini menjadikannya kandidat paling logis untuk mengisi kekosongan tersebut.
Bayern Tegaskan Olise Tidak Dijual
Meski mendapat sorotan dari Inggris, upaya Liverpool untuk merekrut pemain tim nasional Prancis itu dipastikan tidak mudah.
Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, menegaskan bahwa tidak ada rencana melepas Olise pada musim panas.
Dalam wawancara dengan ZDF jelang laga melawan PSG, ia menyatakan bahwa klub sama sekali tidak mempertimbangkan penjualan sang pemain dan menilai perkembangannya sangat positif.
Ia bahkan menyebut Olise sebagai pemain yang tidak tersentuh.
Di bawah arahan pelatih Vincent Kompany, Olise telah berkembang menjadi sosok kunci dalam tim. Dengan kontrak jangka panjang di Munchen, kemungkinan besar hanya tawaran dengan nilai rekor dunia yang bisa membuka peluang negosiasi.

