Liverpool Hadapi Dilema Transfer Jeremy Jacquet di Tengah Kritik Kebijakan Belanja Pemain

Gilabola.com – Jelang penutupan bursa transfer musim panas, Liverpool dihadapkan pada dilema transfer target bek mereka, Jeremy Jacquet, di tengah kebijakan transfer musim panas mereka yang mendapatkan kritikan tajam.

Lini belakang Liverpool pernah banyak dipuji sebagai lini belakang terbaik di Eropa, tapi musim ini, duh bapuk bener. Dalam 23 pertandingan di Premier League musim ini, mereka sudah kebobolan 32 gol.

Terbaru, kekalahan 3-2 dari Bournemouth membuat pertahanan mereka dikritik tajam, terutama performa Virgil van Dijk yang sudah tidak sesolid dulu, selain juga badai cedera dan masalah di skuad mereka.

Geovanni Leoni dan Conor Bradley absen hingga akhir musim, Joe Gomez dan Jeremie Frimpong sakit-sakitan, sementara Ibrahima Konate juga menurun, selain belakangan ini cuti karena belasungkawa.

Kini, di tengah masalah pertahanan itu, muncul laporan bahwa Liverpool tengah mengupayakan perekrutan bek muda milik Stade Rennais, Jeremy Jacquet, yang dinilai punya potensi besar untuk jangka panjang.

Profil Jeremy Jacquet

  • Kebangsaan : Prancis
  • Posisi : Bek tengah
  • Usia : 20 tahun
  • Tinggi : 1,9 meter
  • Harga pasar : Rp 348 Miliar

Persaingan Transfer dan Kritik Paul Merson

Aksi Jeremy Jacquet di laga Stade Rennais vs Lorient di Ligue 1

Jeremy Jacquet tengah banyak dibicarakan di Ligue 1 yang membuatnya mulai menarik minat klub-klub top Eropa usai dia tampil konsisten dan reguler di skuad utama di usia yang masih muda, tampil dalam 18 penampilan di musim ini.

Tapi itu tidak akan jadi upaya yang mudah. Selain mereka harus bersaing dengan Chelsea dan Bayern Munchen, pihak Rennes juga tidak berniat menjual Jacquet di pertengahan musim.

Pertimbangannya? Mereka menilai bahwa perkembangan Jacquet akan lebih optimal jika tidak terganggu adaptasi baru di pertengahan musim, selain mereka juga percaya bahwa sang bek bisa terus berkembang menjadi lebih baik dan lebih mahal.

Sementara itu, kritikan datang dari Paul Merson tentang transfer Liverpool, yang menurutnya bahwa belanja besar mereka, mencapai Rp 10 Triliun selama musim panas, sama sekali tidak efektif.

Menurut Merson, pemborosan transfer untuk lini depan tidak diimbangi dengan penguatan kedalaman skuad di sektor lain. Akibatnya? Komposisi skuad jadi tidak imbang dan mereka jadinya sulit sendiri ketika menghadapi jadwal padat dan masalah cedera.

Opini Gilabola

Pengejaran Jeremy Jacquet di pertengahan musim akan berisiko bagi Liverpool. Di usianya yang baru 20 tahun, diragukan dia bisa langsung menjadi solusi instan bagi masalah di jantung pertahanan, apalagi dia kabarnya dihargai mencapai Rp 1,2 Triliun. Adaptasi di pertengahan musim tidak mudah, sebaiknya tunggu setidaknya hingga musim depan.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!