Liverpool Hentikan Luka Lama, Tapi Masalah Ketajaman Masih Terlihat Nyata

Gilabola.comLiverpool berhasil menghentikan tren negatif pertahanan saat menahan imbang tanpa gol Arsenal di Emirates pada Jumat (9/1/2026), tapi ada catatan besar pada masalah ketajaman mereka.

Sebenarnya hasil itu cukup positif lantaran pasukan Arne Slot kini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan beruntun, tapi masih ada PR besar yang harus diselesaikan.

Meski tampil disiplin, solid, dan bahkan tampil lebih dominan di babak kedua, masalah lama kembali muncul karena Liverpool gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Menurut statistik, raksasa Merseyside itu menguasai sekitar 53 persen penguasaan bola dengan kebanyakan dominasi di babak kedua dan melepaskan total delapan tembakan, tapi tidak ada satu pun yang berbuah gol.

Hal positif dari pertandingan ini adalah Liverpool menemukan kembali stabilitas di pertahanan. Hasil melawan Arsenal ini terlihat kontras jika dibandingkan dengan hasil-hasil sebelumnya.

Misalnya, pada November lalu, The Reds menjalani titik terendah ketika kebobolan empat gol di kandang dan dibantai PSV dengan skor 1-4. Momen-momen sekitar itu hingga Desember lalu, pertahanan mereka tampak kehilangan arah.

Tapi perjalan mereka mulai menemukan kestabilan. Laga melawan Arsenal menjadi ujian paling jelas dan mereka berhasil membuktikan kekuatan pertahanan mereka dengan menahan imbang tanpa gol tim terbaik di Premier League saat ini.

Sayangnya, di balik kebanggaan atas performa rapi di pertahanan, Slot menemukan masalah serius di sektor lain. Untuk pertama kalinya sejak 2010, Liverpool menyelesaikan laga Premier League tanpa satu pun tembakan tepat sasaran.

Selain itu, produktivitas gol mereka juga menurun dengan rasio gol per laga mereka turun cukup signifikan daripada era Jurgen Klopp, dan penurunan ini sejalan dengan kualitas peluang dan jumlah tembakan.

Arne Slot sendiri sebenarnya menyadari persoalan tersebut. Dia menilai timnya masih kesulitan menghadapi lawan dengan blok rendah, termasuk Arsenal pada fase tertentu laga ini.

Sebenarnya untuk saat ini situasi Liverpool masih bisa dipahami harusnya, karena memang Slot memiliki situasi tidak ideal pada skuadnya, pertama karena banyaknya pemain masuk yang butuh adaptasi.

Kedua, banyak pemain penting yang keluar seperti Trent Alexander-Arnold yang memberikan kreativitas, serta kepergian para pemain seperti Luis Diaz, Darwin Nunez, dan Diogo Jota.

Ketiga, banyaknya masalah cedera dan masalah lain seperti cedera Alexander Isak dan Hugo Ekitike, sementara Mohamed Salah turun di AFCON bersama timnas Mesir.

Bagaimanapun, struktur permainan tetap memberi harapan. Liverpool masih bertahan di Liga Champions, Piala FA, dan empat besar di Premier League. Melihat performa melawan Arsenal sebagai bukti bahwa Liverpool masih mampu bersaing dengan tim teratas.

Pendapat Kami

Liverpool sudah berhasil menghentikan kebocoran lama dan menemukan kestabilan yang sempat hilang. Tapi tanpa ketajaman dan keberanian mengambil risiko di sepertiga akhir, dominasi penguasaan bola. Ada kendala memang, tapi harusnya itu tidak menjadi alasan.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!