Liverpool Masih Harus Lakoni Beberapa Laga Sulit

Liverpool Masih Harus Lakoni Beberapa Laga Sulit

Liverpool tak bisa mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 21 pertandingan di Liga Premier, setelah kalah 1-2 di kandang Manchester City, Jumat (4/1). Namun, skuad asuhan Jurgen Klopp masih harus lakoni beberapa laga sulit hingga Mei mendatang.

Kemenangan 2-1 Manchester City di Etihad telah membuat laju Liverpool untuk terus memperlebar jarak di posisi teratas menjadi terhambat. Meskipun, menurut Liverpool Echo, the Reds masih punya keunggulan empat poin di puncak klasemen.

Selain itu pertandingan di Etihad bukanlah penentu akhir dari musim ini, seperti yang telah diungkapkan sebuah stasiun televisi. Baik Liverpool, Manchester City maupun Tottenham Hotspur masih memiliki 17 pertandingan tersisa yang bisa mereka mainkan dan menjadi modal perburuan gelar juara musim ini yang mendebarkan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Usai kandas di markas Manchester City, perhatian Jurgen Klopp segera beralih ke pertandingan Piala FA melawan Wolves, Selasa (8/1) dinihari, sebelum tandang ke Brighton pada 12 Januari mendatang. Tentunya, the Reds bisa kembali menangguk poin sempurna di markas Brighton yang saat ini bertengger di posisi 13, dan kembali melaju di posisi teratas.

Beberapa pertandingan bisa dibilang relatif mudah bagi Jurgen Klopp dan pasukannya. Namun, tetap ada beberapa laga yang tergolong lebih besar dan berat yang harus dilakoni Liverpool dalam beberapa bulan ke depan.

Rentetan laga-laga ini juga menjadi momen yang bisa sangat penting, karena The Reds berniat dekati trofi Holy Grail dari Liga Premier.

Adapun deretan laga-laga berat yang harus dilakoni Liverpool di paruh ke dua musim ini, adalah:

1.Manchester United (Away) – 24 Februari

Liverpool akan tandang ke markas Manchester United yang telah mendapat motivasi baru dengan kedatangan pelatih baru pada akhir Februari. Tentu saja, the Reds bertekad raih kemenangan pertama mereka di Old Trafford setelah tak pernah menang di kandang Setan Merah dalam lima tahun terakhir.

United saat ini terpaut 16 poin di belakang Liverpool yang  masih merajai papan klasemen sementara Liga Premier. Tapi dampak Ole Gunnar Solskjaer telah berdampak instan dan membawa skuad Setan Merah langsung meroket, sejak ia gantikan Jose Mourinho bulan lalu.

United bahkan berhasil bukukan kemenangan keempat secara beruntun usai kandaskan Newcastle United, 2-0, awal pekan ini, dan sekarang berpeluang besar finis di posisi empat besar.

United pastinya akan sangat senang menggagalkan perjuangan Liverpool dalam amankan gelar juara musim ini. Laga ini kemungkinan jadi momen utama bagi skuad Jurgen Klopp selama beberapa bulan ke depan, meskipun prospek Tottenham semakin jauh.

2.Everton (Away) – 2 Maret

Tim lain yang jadi ancaman The Reds dalam mengejar gelar juara liga ke-19 mereka adalah Everton.

Klopp belum pernah kalah di Goodison Park, setelah menang dan bermain imbang pada dua kunjungannya ke kandang Everton. Tapi, skuad The Reds pastinya akan hadapi rasa permusuhan yang tinggi pada 2 Maret mendatang.

Jika Liverpool masih mengejar mahkota juara Liga Premier, Goodison Park tidak diragukan lagi akan menciptakan suasana panas dalam upaya mereka mempermalukan sesama klub Merseyside tersebut.

3.Tottenham Hotspur (Home) – 30 Maret

Pertandingan besar berlanjut dengan cepat untuk Klopp dan timnya, tetapi kali ini The Reds akan menikmati kenyamanan laga kandang saat mereka menjamu Spurs pada 30 Maret.

Skuad asuhan Mauricio Pochettino itu tentunya berharap bisa membuat kejutan atas perjuangan mereka sendiri, setelah lakukan perjuangan sebagai tim kuda hitam pada Desember lalu. Tapi, kalahkan Liverpool di Anfield tentunya tak akan mudah.

Liverpool bisa mendekati catatan tak terkalahkan di kandang selama dua tahun, saat mereka menjamu Spurs dan The Reds hanya kalah satu kali dalam selusin pertandingan terakhir mereka melawan Tottenham. Sekali lagi, ini akan menjadi laga yang sangat penting bagi Klopp.

4.Chelsea (Home) – 13 April

Liverpool dipastikan akan berusaha mengejar kemenangan dalam perburuan gelar Liga Premier mereka, saat menjamu Chelsea pada April mendatang. Ini menjadi skenario yang mereka lakukan sebelumnya.

Tim Brendan Rodgers 2014 kemungkinan akhirnya muncul lima tahun yang lalu, tapi tim the Reds saat ini jauh lebih stabil dalam bertahan.

Chelsea Londoners telah lakukan segala upaya untuk mengakhiri rekor tak terkalahkan Liverpool, di mana The Reds hanya diselamatkan gol Daniel Sturridge yang kembali pada September lalu. Tapi, tim Maurizio Sarri menjadi pihak yang lakukan kesalahan.

The Blues saat ini berjuang untuk dapatkan posisi empat besar dan punya kekurangan yang bisa dieksploitasi di Anfield, terutama jika pemain bintang Eden Hazard bisa dikandaskan. Tiga poin untuk skuad Klopp di laga ini bisa sangat berarti untuk akhiri penantian gelar selama 29 tahun yang menyakitkan tersebut.