Liverpool Raup Untung Terbanyak Dibanding Tim Inggris Lainnya

Liverpool Raup Untung Terbanyak Dibanding Tim Inggris Lainnya

Gilabola.com – Liverpool kantongi untung paling banyak dibandingkan tim-tim Liga Premier lainnya musim ini, setelah 29 laga mereka ditayangkan televisi dalam perjalanan the Reds menutup musim di urutan kedua.

The Reds pecahkan rekor tayangan live paling banyak yang disiarkan di Inggris selama musim perdana Jurgen Klopp di Merseyside pada musim 2016/17 lalu. Musim ini, Liverpool juga samai rekor tersebut.

Dengan berakhirnya perburuan trofi Liga Premier pada Minggu (12/5) malam, yakni saat the Reds raih kemenangan 2-0 atas Wolves dan Manchester City menang telak 4-1 atas Brighton, pertandingan dua tim teratas inipun sama-sama disiarkan langsung oleh Sky Sports.

Akhirnya, City berhasil pertahankan gelar juara mereka. Klopp dan para pemainnya pun tinggalkan musim ini di posisi dua, meskipun mereka mencatatkan poin terbaik sebagai tim runner-up, yakni sebanyak 97 poin – hanya satu poin di bawah sang jawara.

Ini Untung yang Dikantongi The Reds

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Kini, perhatian mereka beralih ke final Liga Champions, di mana kemenangan atas Tottenham Hotspur di Madrid bisa membuat the Reds kantongi pendapatan yang diperkirakan mencapai 95,7 juta Poundsterling atau sekitar Rp1,8 triliun.

Ini akan menambah jumlah besaran yang mereka kantongi musim ini, di mana the Reds dapatkan sekitar 149,5 juta Pounds (sekitar Rp2,8 triliun) dari partisipasi mereka di Liga Premier. Demikian diungkapkan pakar keuangan olahraga, Nick Harris, kepada The Mail.

Dengan setiap klub yang menerima 79,4 juta Pounds (sekitar Rp1,5 triliun) sebagai bagian dari pendapatan televisi lokal dan luar negeri, serta komersial, pendapatan lebih lanjut kemudian dibagi berdasarkan posisi tim di klasemen liga dan jumlah pertandingan yang disiarkan.

Runner-up Tapi Kantongi Dana Lebih Banyak

Sementara skuad Jurgen Klopp, diatur untuk kantongi 36,7 juta Pounds (Rp681 miliar) untuk menutup musim di posisi dua dan 33,5 juta Pounds (Rp622 miliar) dari hak siar televisi.

Pertandingan yang dimainkan City justru lebih sedikit dari the Reds, hingga Anfield bisa kantongi dana lebih besar dari sang juara bertahan, yakni sebesar 148,1 juta Pounds atau sekitar Rp2,7 triliun. Walaupun, tentu saja, ini layaknya seperti penghibur bagi the Reds yang mengejar trofi liga musim ini.

Karena itulah, the Reds telah kantongi dana 241,7 juta Pounds (Rp4,5 triliun) dari Liga Premier dan Liga Champions, di mana nilai itu bisa bertambah menjadi 245,2 juta Pounds (Rp4,6 triliun) jika Mohamed Salah dan kawan-kawan menang dalam final 1 Juni mendatang.