Liverpool Selalu Hilang Konsentrasi Usai Unggul Lebih Dulu, Hampir Saja Imbang Pada Derby Merseyside

Jordan Henderson mencetak gol atas namanya sebelum menyumbangkan assist untuk gol pertama Mohamed Salah. Tapi penyakit lama Liverpool kambuh saat kebobolan gol Demarai Gray sebelum turun minum, menyebabkan hampir saja Derby Merseyside itu usai imbang.

Beruntung usai peralihan babak, striker Mesir Mo Salah mencetak gol ketiga the Reds pada pertandingan di Goodison Park, Kamis dinihari (2/12), yang merupakan gol ke-13 darinya di ajang Premier League musim 2021/22 ini, sebelum Diogo Jota menggenapkannya menjadi empat gol jelang akhir.

Kedua babak menghasilkan dua penampilan berbeda dari pasukan Juergen Klopp. Sementara 45 menit pertama ditandai dengan penampilan kuat dari pasukan merah, memiliki keunggulan sampai 67 persen, melepaskan sembilan kali percobaan gol dan lima tembakan tepat sasaran ke gawang Jordan Pickford, babak kedua sama sekali berbeda.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

The Reds pada paruh kedua tampil lebih dominan lagi, mencapai 72 persen penguasaan bola, tapi melepaskan lebih sedikit percobaan serangan (7) dan dua saja tembakan tepat sasaran ke arah gawang the Toffees, yang beruntung berubah menjadi gol oleh Mo Salah pada menit ke-64 dan Jota menit 80.

Skuad asuhan Rafa Benitez itu gagal memberi perlawanan selayaknya untuk rival sekotanya itu, menyebabkan the Toffees tertahan pada posisi 14 klasemen sementara Liga Inggris. Ini merupakan kekalahan ketiga secara beruntun yang diderita skuad Benitez, membuat kepastian masa depannya diragukan. Dua kekalahan mereka sebelum ini terjadi di kandang Manchester City (3-0) dan kemudian di Brentford (1-0).

Everton kini hanya lima poin dan empat posisi di atas posisi teratas zona degradasi yang diduduki Burnley (10 poin, ranking 18). Ini merupakan kemerosotan drastis dibandingkan musim 2020/21 saat mana the Toffees usai pekan ke-14 kala itu menduduki posisi kelima klasemen dengan 26 poin. Ada selisih 11 poin yang hilang dari pekan yang sama musim silam.

Kemenangan ini sekaligus merupakan pembalasan dendam untuk kekalahan the Reds yang mereka derita pada 21 Februari 2021 lalu, ketika dua gol dari Richarlison dan Gylfi Sigurdsson menyebabkan Liverpool dipermalukan di Anfield. Dari lima head-to-head terbarunya, skuad Juergen Klopp kini menang dua, kalah satu dan imbang dua melawan rival yang hanya terpisahkan dengan menyeberangi satu lapangan ini.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO