Liverpool akhirnya membuat gebrakan besar di bursa transfer dengan menyepakati perekrutan bek muda Rennes, Jeremy Jacquet, senilai sekitar Rp1,2 triliun, menjelang dibukanya jendela transfer musim panas 2026.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh jurnalis ternama Fabrizio Romano. Dalam laporannya, Liverpool disebut telah mencapai kesepakatan penuh dengan Rennes untuk mendatangkan Jacquet, yang diproyeksikan menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang Arne Slot.
Transfer ini menjadi sinyal kuat bahwa Liverpool tengah bersiap menghadapi kemungkinan perubahan besar di lini belakang mereka, terutama terkait masa depan Ibrahima Konate yang kontraknya akan berakhir pada tahun ini.
Krisis Cedera Dorong Liverpool Bergerak Cepat
Saat ini, Liverpool tengah menghadapi situasi sulit di sektor pertahanan. Beberapa pemain utama seperti Jeremie Frimpong, Joe Gomez, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni masih harus menjalani perawatan akibat cedera.
Kondisi tersebut membuat Arne Slot membutuhkan tambahan tenaga baru di lini belakang, bahkan jika Konate memutuskan bertahan hingga musim 2026/2027. Kehadiran Jacquet dinilai mampu memberikan kedalaman skuad sekaligus stabilitas pertahanan.
Meski proses transfer baru akan rampung pada Juni 2026, Liverpool sudah mengamankan kesepakatan lebih awal agar tidak kehilangan target utama mereka di tengah persaingan klub-klub besar lainnya.
Jeremy Jacquet Disiapkan sebagai Pengganti Konate
Jeremy Jacquet yang kini berusia 20 tahun telah menjadi pemain reguler di tim utama Rennes. Meski masih muda, ia dinilai memiliki kematangan bermain dan potensi besar untuk berkembang di level tertinggi.
Dengan nilai transfer mencapai sekitar 60 juta poundsterling atau setara Rp1,2 triliun, Jacquet diperkirakan tidak hanya menjadi pelapis. Ia berpotensi langsung mengisi posisi utama di jantung pertahanan Liverpool, berduet dengan Virgil van Dijk.
Liverpool juga disebut telah mencapai kesepakatan pribadi dengan sang pemain. Semua detail kontrak sudah disetujui, sehingga kepindahan Jacquet ke Anfield tinggal menunggu waktu pelaksanaan.
Langkah cepat yang dilakukan manajemen, termasuk direktur olahraga Richard Hughes dan tim rekrutmen, menunjukkan keseriusan Liverpool dalam membangun skuad yang kompetitif untuk jangka panjang.
Jika Konate benar-benar hengkang secara gratis pada musim panas nanti, Liverpool dipastikan tidak akan terlalu terpukul karena sudah menyiapkan pengganti potensial sejak jauh hari.

