
Liverpool memulai 2026 dengan momentum positif di liga usai meraih tiga kemenangan beruntun, sembari menghadapi bursa transfer Januari yang membuka peluang perombakan skuad, termasuk pemulangan James McConnell dari Ajax serta pertimbangan serius terhadap Maxence Lacroix sebagai alternatif Marc Guehi untuk memperkuat lini belakang.
Liverpool dijadwalkan menghadapi Leeds United dengan target tiga poin untuk menjaga tren kebangkitan. Hasil positif tersebut datang setelah mengalahkan Brighton, Tottenham, dan Wolves dalam rangkaian laga terakhir bulan Desember.
Situasi ini memberi ruang bagi Arne Slot untuk menyusun langkah strategis di tengah padatnya agenda musim. Meski performa membaik, perhatian di Anfield tetap tertuju pada aktivitas transfer Januari.
Keterbatasan opsi di lini depan muncul karena Mohamed Salah harus menjalani Piala Afrika, sementara Alexander Isak masih berkutat dengan cedera jangka panjang. Kondisi itu memaksa staf pelatih menimbang tambahan tenaga baru.
Masalah tidak hanya terjadi di sektor serang. Cedera yang dialami Joe Gomez dan Giovanni Leoni membuat kedalaman lini belakang menipis. Situasi tersebut diperparah oleh masa depan beberapa bek inti yang masih belum jelas menjelang akhir musim.
Dengan kondisi itu, Liverpool telah membuat keputusan awal di bursa transfer Januari. Klub memutuskan untuk memanggil kembali James McConnell, gelandang berusia 21 tahun, dari masa peminjamannya bersama Ajax yang dinilai tidak berjalan sesuai harapan.
Transfer Januari Mulai Bergerak
McConnell sebelumnya dipinjamkan ke Ajax pada akhir Agustus, tak lama setelah John Heitinga meninggalkan Liverpool untuk menjadi pelatih kepala klub Belanda tersebut. Namun, masa peminjaman itu berjalan sulit karena McConnell hanya mendapat kesempatan menjadi starter dalam dua pertandingan Eredivisie.
Laporan dari media Belanda menyebutkan bahwa Ajax awalnya berniat merekrut gelandang bertahan berpengalaman sebelum kedatangan McConnell, tetapi rencana tersebut gagal terwujud. Keputusan mengisi kekosongan dengan solusi jangka pendek kemudian dinilai sebagai langkah yang keliru.
Situasi semakin berubah setelah Heitinga diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Ajax pada awal November. Dengan perubahan struktur tim dan minimnya menit bermain, Liverpool akhirnya memutuskan membawa McConnell kembali ke Anfield pada Januari ini.
Kepulangan McConnell diharapkan memberi tambahan opsi di lini tengah, terutama untuk rotasi di tengah padatnya jadwal kompetisi. Slot kini memiliki kesempatan mengevaluasi kembali peran sang pemain dalam skema tim utama atau opsi peminjaman lanjutan ke klub lain.
Alternatif Marc Guehi Dapat Lampu Hijau
Selain sektor tengah, Liverpool juga memantau perkembangan di lini pertahanan. Klub masih dikaitkan dengan Marc Guehi dari Crystal Palace, yang sempat hampir bergabung pada September sebelum kesepakatan itu gagal tercapai di menit-menit akhir.
Sebagai alternatif, nama Maxence Lacroix mencuat ke permukaan. Bek asal Prancis itu dinilai layak dipertimbangkan, terlebih setelah mendapat penilaian positif dari dua mantan bek Liverpool, Jamie Carragher dan Stephen Warnock.
Carragher menilai persaingan antara Guehi dan Lacroix cukup ketat ketika membahas performa pemain musim ini. Dia mengakui terkesan dengan Crystal Palace, sekaligus menyoroti kontribusi gol yang membuat Guehi sedikit lebih unggul dalam pilihannya.
Warnock juga menyampaikan pandangannya dengan menekankan kualitas kepemimpinan Guehi serta pengalamannya di level internasional. Dia menilai kemampuan membaca permainan dan kenyamanan menguasai bola menjadi nilai tambah, meski postur tubuh Guehi tidak terlalu tinggi.
Dalam pandangan Warnock, Lacroix pun memiliki keunggulan yang berbeda. Kecepatan tinggi sang bek disebut memungkinkan Liverpool bermain dengan garis pertahanan yang lebih berani, berduet dengan Virgil van Dijk dalam duel satu lawan satu di lini belakang.
