Liverpool Terbuka Jual Murah Eksekutor Gagal di Community Shield

Gilabola.com – Liverpool diklaim terbuka untuk menjual murah eksekutor gagal di Community Shield, Rhian Brewster, yang semula dielu-elukan sebagai pemain masa depan the Reds.

Kini, the Reds dikabarkan akan melepas Brewster hanya dengan 20 Juta Poundsterling, atau setara dengan Rp 390 Milyar. Pemain yang sempat tampil menawan saat dipinjamkan ke Swansea City ini memang dilirik Aston Villa, Crystal Palace dan Sheffield United.

Brewster rencananya akan berbicara dengan pelatih Jurgen Klopp terkait masa depannya, sekembalinya ia dari tugas internasional bersama Timnas Inggris U-21 pekan ini. Sebelumnya, Brewster dimainkan dalam tiga dari empat pertandingan pramusim skuad Anfield.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tendangan terakhir Brewster seakan jadi penentunya. Ia gagal lancarkan eksekusi penalti dalam Community Shield, hingga The Reds harus merelakan trofi pertama di musim baru itu melayang ke tangan Arsenal. Kekalahan itu tentu saja meninggalkan rasa pahit bagi Brewster, walau Klopp berusaha membesarkan hatinya.

Brewster sebelumnya sukses bukukan tiga gol saat Liverpool bertanding melawan Stuttgart dan RB Salzburg dalam tur pramusim di Austria, sementara ia juga tampil menawan dalam 11 dari 22 pertandingan yang dilakoni Swansea musim lalu, hingga Brewster punya alasan kuat untuk dapatkan peran di skuad utama Anfield musim 2020/21.

Namun, menurut laporan the Telegraph yang dilansir thisisAnfield.com, the Reds bisa kembali melepas Brewster dengan kesepakatan pinjaman atau permanen senilai ‘lebih dari 20 Juta Pounds’.

Dalam laporan itu disebutkan, Villa, Palace dan Sheffield tertarik untuk dapatkan jasa Brewster. Bahkan bukan cuma tiga klub tersebut, beberapa klub Inggris lainnya juga ingin dapatkan jasa striker jebolan akademi the Reds tersebut. Klub-klub itu adalah Newcastle, Burnley, Brighton, Fulham, Norwich, Bournemouth, Watford dan klub yang pernah meminjamnya, Swansea.

Klub-klub itu yakin, kini Brewster ‘akan diperbolehkan tinggalkan Liverpool, sebelum bursa transfer musim panas ini dututup, dengan kesepakatan pinjaman atau permanen’.

The Telegraph juga dengan aneh menggambarkan Brewster ‘hampir seperti rekrutan baru’ sejak ia pulih dari cedera engkel yang berkepanjangan pada Maret lalu, walau pemain 19 tahun itu baru tampil empat kali untuk skuad utama The Reds sejauh ini.

Satu hal yang patut dipertanyakan, apakah The Reds benar-benar akan berpisah dengan Brewster secara permanen, terutama dengan biaya yang lumayan murah di kisaran 20 Juta Pounds.

Banderol tersebut sebelumnya ditetapkan untuk Marko Grujic dan Harry Wilson – dua pemain Liverpool yang lebih mapan di tingkat senior, tapi juga dianggap punya potensi lebih kecil dibandingkan Brewster yang ikut membawa Inggris memenangkan trofi Piala Dunia U-17.

Brewster sendiri sudah teken kontrak lima tahun di Anfield pada tahun 2018. Karena itulah, dengan sisa kontraknya yang masih tiga tahun, The Reds dianggap gegabah jika melepasnya pergi dengan ketentuan seperti itu.

Sementara Jurgen Klopp, pelatih The Reds itu dipastikan tak akan mengizinkan hal itu terjadi. Pelatih asal Jerman itu telah mengisyaratkan, Brewster bisa mendapat keuntungan dari masa peminjaman yang sekali lagi bisa dilakoninya, dan lebih disukai jika tetap merumput di Liga Premier. Sejauh ini, tak ada indikasi bahwa Klopp mau berpisah dengan pemain bernomor punggung 24 itu.

Namun, belum ada keputusan yang ditetapkan di bursa transfer kali ini, terutama karena Liverpool akan hadapi pertandingan putaran ketiga Piala Liga melawan Bradford atau Lincoln pada 23 September mendatang.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO