Liverpool Ternyata Dibantu Eks Pemainnya Datangkan Ozan Kabak

Gilabola.com – Liverpool ternyata dibantu mantan bek andalannya, Philipp Degen, untuk datangkan Ozan Kabak dari Schalke 04.

Degen yang pernah membela The Reds di tahun 2008 hingga tahun 2011, bahkan mainkan peranan penting dalam datangkan pemain asal Turki tersebut bulan lalu. Saat ini, Degen yang mantan pemain Timnas Swiss itu sudah gantung sepatu.

Namun sebuah sumber yang mengejutkan mengatakan, Degen yang terakhir kali kembali ke klub lamanya, Basel, sudah membuka jalan bagi Kabak untuk gabung ke Anfield.  Bahkan mantan pemain yang kini berusia 37 tahun itulah yang telah mengatur transfer tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Bagi Liverpool sendiri, mereka harus jalani bursa transfer Januari yang cukup rumit, dan baru datangkan Kabak di menit-menit akhir. Jurgen Klopp semula percaya bisa mengandalkan Joel Matip di paruh kedua musim, sampai akhirnya pemain bernomor punggung 32 itu kembali cedera.

Pendekatan pada pemain Marseille, Duje Caleta-Car gagal karena klub Ligue 1 itu tak punya cukup waktu untuk datangkan penggantinya. Sementara Braga mengklaim telah menolak tawaran yang disodorkan The Reds untuk David Carmo.

Kepindahan Kabak ke Merseyside terjadi setelah Shkodran Mustafi tinggalkan Arsenal, dan pindah ke Schalke sebagai pengganti Kabak.

Pimpinan Liverpool, Michael Edwards, dipuji karena kemampuan mendatangkan Kabak dengan status pinjaman, dalam kesepakatan ‘mencoba sebelum membeli’, walau The Reds berada dalam posisi putus asa di bursa transfer.

Namun menurut manajer Schalke, Christian Gross, Degen-lah yang menjadi konsultan dalam prosesnya, dan mantan bek kanan itu pula yang mengusulkan agar Kabak pindah ke Anfield.

“Dia punya jaringan yang super di sepak bola. Tanpa dia, Mustafi tak akan datang ke klub kami. Dia datang karena Philipp menelepon Jurgen Klopp,” tandas Gross kepada media Swiss, Blick, yang dilansir thisisAnfield.com.

“Philipp tahu, Liverpool, bekas klubnya itu sedang mencari seorang bek tengah, dan dia bertanya apakah mereka tertarik pada Ozan Kabak. Jadi Philipp tahu, Schalke bisa mengirim Kabak ke Anfield, dan dia bisa datangkan Mustafi ke Schalke,” tambahnya.

“Bagaimanapun perubahan yang dialami Kabak dan Mustafi semuanya terjadi karena usaha Philipp Degen,” ujar Gross.

Walau hal ini menunjukkan Kabak tidak – seperti yang diklaim sebelumnya, berada dalam radar The Reds untuk jangka waktu yang cukup lama, hal itu patut dipertanyakan. Pasalnya, Edwards dan Klopp biasanya tak terbuka untuk keputusan yang tidak tepat di antara mereka.

Namun, lagi-lagi, tampaknya pengaruh Degen bisa mengubah segalanya, setidaknya pada hari terakhir bursa transfer, dan hubungannya dengan Liverpool tampaknya impas dalam hal ini.

Menarik untuk mengetahui banting setir yang dilakukan Degen usai pensiun di tahun 2016. Ia kini menjadi CEO SBE Management, sebuah grup konsultan dan agen pemain.

Mustafi sendiri menjadi salah satu klien SBE Management yang paling terkenal, dan mereka juga mewakili banyak pemain yang sama-sama berasal dari Swiss seperti Degen, termasuk mantan pemain muda The Reds, Pajtim Kasami.