Liverpool Tersingkir di Piala FA, Pemain Ini Jadi Titisan Steven Gerrard

Gilabola.com – Liverpool memang tersingkir dari Piala FA, tapi mereka dapatkan ikon baru yang bahkan disebut-sebut sebagai titisan Steven Gerrard.

The Reds dapatkan ikon baru lewat pemain mudanya, Curtis Jones, yang tampil gemilang dalam laga melawan Chelsea tengah pekan ini. Sayangnya, skuad Jurgen Klopp tersebut kandas 0-2 dan gagal melaju di ajang Piala FA.

Jones dipuji memiliki permainan mirip bintang the Reds di masa lalu, Steven Gerrard. Banyak orang juga mengatakan hal sama, bahwa pemain muda Anfield tersebut layak menggantikan Gerrard, saat ini dan di masa datang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pemain 19 tahun itu dinilai mahir dalam ‘meniru’ permainan Gerrard, plus dianugerahi rambut besar dan potensi yang juga lebih besar. Dia awali karirnya di Anfield dengan gabung the Reds U-9 dan berhasil perlihatkan perkembangan yang pesat.

Siap Membela Tim Utama

Musim ini, penyerang kelahiran Toxteth ini melihat peluangnya akan meningkat ke skuad utama. Berlatih dengan para pemain seperti Sadio Mane, Mohamed Salah dan kawan-kawan telah membuka matanya sebagai seorang pesepakbola lokal.

“Ini pasti sangat menyentuh Anda. Semua orang mengatakan, saya anak yang percaya diri dan saya tidak mau menyombongkan diri saya, tapi terlepas dari siapa diri kita, selalu ada sedikit rasa takut di dalam hati kita,” ungkap bintang muda Liverpool itu.

“Bukan karena tim lawan, tapi kesempatan, karena Anda tahu itu kesempatan Anda dan Anda tidak ingin gagal. Saya tahu saya harus lakukan segala sesuatu secara pelan-pelan, dan menunggu sampai waktu yang tepat. Sadio (Mane), Mo (Salah), Bobby (Roberto Firmino), para pemain di ruang ganti merupakan para pemain terbaik di dunia. Kalau saya masih duduk menonton mereka, saya pasti akan.. ‘Ya Tuhan’,” tandas Jones seperti dilansir SunSport.

Stevie G

Mantan manajer tim U-23 Liverpool, Michael Beale, menggambarkan Curtis Jones sebagai pemain ‘yang bisa mengalahkan Anda satu lawan satu, bisa bermain di lini tengah, bermain melebar dan gelandang yang dalam’.

Tapi mantan mentornya, Steven Gerrard, yang melatih Jones di level U-18 sebelum akhirnya Gerrard berangkat ke Rangers, yang ia junjung tinggi. Setelah memulai debutnya di laga melawan Wolves pada 2019, Jones perlahan dapatkan peluang di tim utama.

“Banyak orang tidak melihat pekerjaan yang kami berdua lakukan, yang akhirnya bisa mendorong saya masuk ke tim utama,” ujar Jones.

“Segala sesuatunya tidak selalu mudah, tapi dia orang tepat yang datang pada waktu yang tepat untuk membantu saya. Dia pelatih utama yang benar-benar memberi tahu saya, apa yang harus saya kerjakan,” tambahnya.

“Itu permainan serba bisa saya, dan juga keahlian saya. Dia tahu bakat yang saya miliki dan berikan detail yang bagus kepada saya,” ujar Jones.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO