Liverpool Yakin Kembali Tajam Usai Jeda Internasional, Ini Tiga Alasannya!

Liverpool yakin akan kembali tajam usai jeda internasional bulan ini. Mereka punya tiga alasan terkait hal tersebut meskipun raih hasil buruk sebelumnya.

Gilabola.com – Tentunya tak menyenangkan alami kekalahan jelang jeda internasional, apalagi sebelumnya berhasil bukukan rekor tak terkalahkan dalam 25 pertandingan. Namun, ada beribu alasan untuk tetap berpikir positif.

The Reds memang alami kekalahan menyakitkan di West Ham, tapi mereka memulai musim ini sebagai salah satu tim yang berhasil melaju empat poin di puncak klasemen, jauh dari tim yang tak bisa diatasi dengan sisa 27 pertandingan lagi.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dan tak perlu disebutkan, Jurgen Klopp sudah dipastikan membawa timnya ke babak 16 besar Liga Champions di saat fase grup masih tersisa dua pertandingan lagi. Tentu saja, Liverpool bisa mendapat posisi yang lebih baik dibandingkan posisi mereka di ajang liga saat ini, dan kekalahan membuat situasi mereka makin mengkhawatirkan, terutama di saat tim tak bermain selama dua pekan.

Meski demikian, setelah jeda internasional di bulan November berakhir, ada banyak hal positif yang bisa didapatkan skuad The Reds, seperti dilansir ThisisAnfield.com:

Kembalinya Para Pemain Cedera.. Semoga!

Musim lalu masalah cedera memukul lini belakang skuad Klopp, lalu kali ini lini tengahnya. Hanya ada Jordan Henderson dan Alex Oxlade-Chamberlain yang tersedia di lini tersebut.

Akibatnya, muncul ketidakseimbangan di dalam tim, dan Klopp pun berharap James Milner, Naby Keita dan Curtis Jones ketiganya akan tersedia di pertandingan pertama setelah jeda. “Saya punya harapan setelah jeda internasional,” demikian Klopp berharap pada masalah hamstring Milner dan Keita, sementara Jones kemungkinan bisa tampil saat Liverpool hadapi Arsenal.

Dengan pulihnya Fabinho – seperti halnya Thiago, kembalinya kebugaran para pemain lini tengah bisa diatur waktunya dengan sempurna, saat The Reds masuki periode sibuk.

Jeda Internasional Terakhir Hingga Bulan Maret!

Jeda internasional kali ini menjadi jeda ketiga dan yang terakhir di tahun 2021, dan kemungkinan akan berlarut-larut, walau selama empat bulan ke depan kita tak perlu memikirkannya.

Liverpool harus melepas 28 pemain internasional di jeda bulan November ini, termasuk 15 pemain skuad utama. Jadi, setidaknya ada banyak hal yang harus diperhatikan, termasuk masalah cedera.

Meski demikian, tim asuhan Klopp itu bertemu Arsenal pada 20 November, dan setidaknya ada 23 pertandingan beruntun yang harus dilakoni skuad The Reds, termasuk beberapa laga yang akan tergantung pada progres mereka di ajang Piala Liga dan Piala FA.

The Reds Berada di Posisi yang Bagus

Untuk sebagian orang mungkin tak merasa mereka berada di posisi yang bagus, setelah kalah sebelum jeda. Namun, jangan lupa, ini menjadi satu-satunya kekalahan yang dialami skuad Klopp musim ini.

Kekalahan pun menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kompetisi dan, ya, itu tidak dibutuhkan. Namun, itu bisa menjadi sebuah pengingat bagi skuad Liverpool menjelang periode tersibuk musim ini.

“Kami lakoni jalan panjang tanpa kekalahan, kami benar-benar tidak memikirkannya karena begitu banyak hasil imbang, tapi catatan itu sudah berakhir, sekarang kami berpikir untuk memulainya kembali,” tegas Klopp usai menyaksikan kekalahan timnya dari West Ham.

Perbaikan tentunya sudah direncanakan untuk pertandingan berikutnya, dan hal itu akan dimulai dengan pertandingan melawan Arsenal, di samping ada pertandingan yang bisa dimenangkan.

Saat ini, Liverpool berada di posisi empat papan klasemen Liga Premier, dan hanya empat poin di belakang pemimpin klasemen saat ini, Chelsea, lalu amankan satu tiket di babak 16 besar Liga Champions serta melaju ke perempat final Piala Liga.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO