Ljungberg Disemprot Gegara Tak Pakai Kostum Arsenal

Ljungberg Disemprot Gegara Tak Pakai Kostum Arsenal

Gilabola.com – Ljungberg disemprot Paul Scholes gegara tak pakai kostum Arsenal di laga Liga Inggris lawan Norwich City. Dinilai sangat memalukan.

Paul Scholes dilaporkan Metro News murka dan langsung mengkritik Freddie Ljungberg karena terlihat tidak mengenakan jas atau kostum Arsenal untuk laga lawan Norwich City pada hari Minggu. Freddie diangkat sebagai manajer interim The Gunners selagi klub lagi mengusahakan kedatangan Mikel Arteta.

Tapi mantan gelandang Meriam London itu tidak berhasil memberikan kesan sensasional setelah timnya malah meraih hasil imbang skor 2-2 di Carrow Road. Scholes emosi sebelum Kick-off saat melihat tayangan Freddie asyik berjalan keluar untuk pemeriksaan lapangan dalam balutan kemeja biru di bawah baju rajutan abu-abu.

Ia seharusnya di mata Scholes datang dengan mengenakan jas tradisional Arsenal dengan bordiran lambang klub pada Blazernya. Scholes tak tahan untuk memuntahkan kekesalannya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Gimana sih, Anda akan berpikir kalai dia akan keluar dalam setelan jas untuk menunjukkan sedikit kebanggaan bahwa dia mengambil pekerjaan itu,” sembur Scholes kepada Premier League Productions. “Bagi saya cara itu adalah awal yang bagus… mengenakan kemeja dan dasi untuk menunjukkan beberapa disiplin masih ditegakkan di klub. Saya jadi tidak berpikir kalau dia akan menjadi orang yang tepat sebagai manajer klub.”

Arsenal sendiri di laga itu telah dipaksa untuk kerja keras berusaha mengimbangi lawan pada dua kesempatan untuk mendapatkan poin melawan Norwich saat Pierre-Emereick Aubameyang membatalkan gol dari Teemu Pukki dan Todd Cantwell. Scholes mengarahkan kritiknya terhadap Shkodran Mustafi setelah mengalami penurunan performa, yang membuat mereka jadi ketinggalan 7 poin di belakang Chelsea.

Ljungberg sama bermasalahnya dengan tim Arsenal

“Ah, rasanya tidak mengherankan lagi, saya pikir dia itu (Mustafi) telah melakukan kesalahan, mungkin, untuk kedua gol itu,” lanjut Scholes lagi. “Dia tidak melakukan tekel, dia seharusnya lebih menguasai bola, tapi ia gagal begitu jauh karena dia begitu takut untuk menuntaskan tugasnya.”

“Dia hanya berpikir tentang mendapatkan kembali ke golnya, diatidak akan keluar dan terlibat dengan pemain lain di laga itu. Dia malah hampir mencoba untuk keluar dari jalan lawan, bukan menjadi bek yang sekuat tenagan berupaya menghentikan bola masuk.”

“David Luiz juga tidak tertarik untuk membela lini pertahanan, mereka (Norwich) bisa menerobos mereka nyaris tanpa perlawanan. Saya pikir Norwich kecewa dapat hasil imbang, tapi tidak Arsenal (yang penting imbang daripada kalah).”