Luke Shaw Akui Pemain Harus Bermuka Badak Dilatih Jose Mourinho

Luke Shaw Akui Pemain Harus Bermuka Badak Dilatih Jose Mourinho

Gilabola.com – Luke Shaw akui jika pemain klub Liga Inggris Manchester United harus bermuka badak alias tidak baperan saat dilatih Jose Mourinho. Semua pemain Setan Merah ia minta terbiasa dengan semua kritik Mourinho.

Luke Shaw sudah kenyang dikritik Jose Mourinho sejak bersama-sama memperkuat Manchester United. Pemain bek kiri itu dulunya sudah pernah dikritik pedas oleh sang pelatih terkait kinerjanya secara defensif yang dinilai kedodoran.

Sempat diyakini jika hubungan Luke Shaw dan Jose Mourinho tengah bermusuhan karena terlalu sering dikritik sang pelatih. Meski begitu, musim ini sang pemain tetap masih jadi pilihan utama Mou. Ia tetap saja sampai bisa bermain hingga 15 kali di seluruh kompetisi.

Belum mereda, pada pekan yang lalu sebelum menghadapi Crystal Palace di Premier League, Jose Mourinho masih mengkritik Shaw secara tak langsung yang dinilai belum juga dewasa. Setelah MU hanya bisa bermain imbang 0-0 dengan Palace Mou juga mempertanyakan tekad mereka di laga tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Luke Shaw lantas dengan tenang menyebut jika semua cibiran dari sang manajer malah membantunya berkembang lebih maju lagi. Shaw juga menilai kritik terakhir Mou aslinya diarahkan secara umum demi memperbaiki penampilan tim saja, bukan hanya khusus tertuju pada dirinya.

“Ya jelas kritikan itu sudah membantu saya. Saya jadi serasa menikmatinya saja. Kritikan manajer juga merupakan sebuah tantangan yang sangat besar untuk saya, dengan sejumlah hal yang telah dia katakan dulu, terutama satu atau dua tahun terakhir untuk memajukan saya,” bela Luke Shaw melalui Sky Sports.

Luke Shaw ingin semua pemain menyadari maksud baik Jose Mourinho

“Yang sudah dia katakan kemarin rasanya itu lebih ke hal umum sajalah dan rasanya tidak benar-benar diarahkan kepada kami sebagai perorangan saja. Tapi tetap saya merasa kalau dia berbicara soal generasi yang ada sekarang ini, karena berlawanan dengan saat dia masih sedikit lebih muda dulunya.”

“Jelas saja kami jadi lebih fokus ke pertandingan Selasa ini. Pada saat kami melihat situasinya lagi, latihan jadi jauh lebih terasa penting. Kami jadi mau berlatih keras untuk tim dan kami cuma menantikan untuk menempatkan segalanya ke jalur yang benar kembali.”

“Kalian semua hanya perlu berkulit tebal saja untuk bisa bermain di bawah sang manajer. Ini (Manchester United) adalah klub terbesar di dunia dan kami sebagai pemain perlu menerima apa yang diucapkan manajer dan harus bisa segera mengatasinya. Kami perlu terus berjuang untuk tim, untuk manajer, untuk fans, dan untuk klub juga,” pungkas Luke Shaw.