Luke Shaw Gertak Manchester City dan Liverpool

Luke Shaw Gertak Manchester City dan Liverpool

Gilabola.com – Luke Shaw gertak Manchester City dan Liverpool sebelum musim Liga Inggris dimulai. Pemain Manchester United itu tengah on fire.

Luke Shaw terlihat sangat yakin akan peluang meroketnya Manchester United di musim yang baru. Tidak tanggung-tanggung, ia yakin The Red Devils pasti akan mempersulit langkah Manchester City dan Liverpool kali ini.

Setelah gagal menyapu semua Piala yang tersedia musim lalu, sang bek The Red Devils bersumpah jika kondisinya akan berbeda di musim yang baru. Kubu Ole Gunnar Solskjaer akan mendorong rival The Reds dan The Sky Blues untuk kesulitan merebut Piala musim ini.

Shaw bersikeras bahwa ia ikut merasakan ‘luka’ fans United yang hanya bisa plenga-plengo ileran saat menonton pawai City saat meraih treble domestik. Ia bisa mengerti sedihnya fans MU saat melihat dari jauh Liverpool memenangkan Liga Champions selama musim 2018-19.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Ia juga mengerti betapa murungnya fans Setan Merah saat melihat Chelsea mengalahkan Arsenal di Baku. Sebaliknya Setan Merah hanya bisa finish 32 poin di belakang juara kota di tempat keenam setelah musim sulit Jose Mourinho dipecat pada bulan Desember dan digantikan oleh mantan striker The Red Devils, Ole Gunnar Solskjaer.

“Musim lalu sangat menyakitkan bagi semua orang. Saya tahu para penggemarnya sangat terluka, tapi kami sebagai sebuah tim juga sangat terluka,” ujar Shaw dengan kalem.

“Musim lalu adalah kekecewaan besar-besaran. Bagaimana tim lain sukses, terutama selama periode ketika ada tim yang sanggup memenangkan trofi bergengsi. Kenyataan itu sangat sulit bagi kami semua dan Anda jadi tidak bisa benar-benar menikmati liburan Anda.”

“Anda melihat Final Liga Champions dan Final Liga Europa dan mereka semua tim berbahasa Inggris. Kenyataan itu membuat Anda merasa lebih buruk lagi. Tak satu pun dari kami ingin itu terjadi lagi,” lanjutnya lagi melalui Goal.

“Saya pikir itu sebabnya kita semua kembali lagi dengan pola pikir yang berbeda dan tentu saja kita memiliki waktu istirahat yang cukup untuk membersihkan pikiran kita, tapi sekarang kita semua terfokus pada cara mengembalikan tim ke tempat seharusnya mereka berada (jadi juara).”

Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka telah dibawa melawan Swansea dan Crystal Palace, sementara Lulusan Akademi Mason Greenwood, James Garner dan Tahith Chong telah diberi kesempatan dengan tim utama di pramusim. Shaw mengatakan bahwa perubahan pendekatan telah memberi skuad baru dorongan dan keyakinan baru bahwa klub dapat menantang semua lawan mereka untuk jadi juara selanjutnya meski tim masih belum terlalu tinggi performanya.

Luke Shaw komentari perkembangan tim di pramusim

“Perjuangan mereka (Manchester City dan Liverpool) tidak akan semudah musim lalu,” tambah Shaw. “Orang mungkin sudah meragukan kami, tetapi mereka dapat terus melakukan hal itu. Bagi saya dan bagi kami sebagai sebuah tim kami tahu apa yang kami sanggup lakukan dan kami pasti akan memiliki musim yang jauh lebih baik daripada musim lalu.”

“Kami perlu kembali ke cara-cara pemenang, perlu mengangkat trofi lagi. Mari kita mulai musim yang tepat dan mudah-mudahan kita bisa memulai dengan lari yang baik dan menjaga semangat yang ada.”

“Kami semua percaya secara besar-besaran terhadap skuad kami, manajer, dan staf kami. Kami ingin menempatkan musim lalu di belakang kami. Pramusim kali ini telah sangat sulit bagi semua orang, secara fisik dan begitu kerasnya mental kami. Tapi itu membantu skuad secara besar-besaran.”

“Ole lebih fokus pada penguasaan bola, bermain keluar dari belakang, dan menjaga keunggulan. Musim lalu kami tidak melakukan semua itu dengan cukup baik.”