Enzo Maresca langsung start sempurna di musim debutnya sejak dipercaya menangani Manchester City menggantikan Pep Guardiola.
Pelatih asal Italia itu berhasil mengantarkan The Citizens meraih enam kemenangan dari enam pertandingan awal musim ini.
Maresca masih harus menjalani jalan panjang untuk membuktikan dirinya mampu menggantikan Pep Guardiola. Pasti akan sulit, tapi sejauh ini usahannya berjalan sangat baik.
Di laga terkahirnya, Man City mengalahkan Norwich City dengan skor 5-0 pada laga Piala Liga Inggris, Jumat (18/9/2026) dinihari tadi.
Maresca melakukan rotasi dengan mengistirahatkan sejumlah pemain utama dan memberikan menit bermain kepada pemain pelapis serta para pemain muda talenta akademi.
Hasilnya sempurna. City lolos ke babak berikutnya sekaligus menjaga rekor kemenangan 100 persen bersama Maresca.
Sebelumnya, Maresca mengakui keraguan dari penggemar merupakan hal normal ketika pelatih baru menggantikan sosok legendaris.
“Para penggemar merasa ragu itu normal ketika orang baru datang menggantikan pelatih legendaris,” ujar Maresca dalam konferensi pers sebelum laga.
Kini, setiap hasil positif perlahan mengikis keraguan tersebut.
“Saya sangat senang dengan enam pertandingan beruntun ini. Tetapi fokus utama sekarang hanya pertandingan berikutnya,” kata Maresca.
“Kami tidak memikirkan lebih dari satu pekan ke depan karena dalam pekerjaan ini banyak hal bisa berubah dalam satu pekan.”
Melawan Norwich, Maresca kembali menunjukkan kepiawaiannya meramu skuad.
Erling Haaland diistirahatkan dan posisinya ditempati Floyd Samba. Wonderkid berusia 17 tahun itu langsung mencetak dua gol pada debut seniornya.
Samba mencetak gol pertama pada menit ke-29 dan menambah gol keduanya sebelum satu jam pertandingan berjalan.
“Melakukan debut seperti ini sungguh luar biasa. Saya tidak bisa lebih bahagia lagi,” kata Samba.
Di belakangnya, Rayan Cherki hanya bermain selama 45 menit. Waktu singkat itu cukup bagi pemain Prancis tersebut untuk mencetak gol ketiganya musim ini.
Ayyoub Bouaddi juga mendapat kesempatan bermain dengan ditemani Mateo Kovacic. Nico O’Reilly kembali dimainkan setelah pulih dari cedera.
Winger Brasil, Allan Elias, menjalani penampilan pertamanya sejak bergabung dari Palmeiras pada musim panas. Ia langsung mencetak satu gol dan memberikan satu asis.
Gerónimo Rulli juga tampil menggantikan Gianluigi Donnarumma, sedangkan Ryan McAidoo yang berusia 18 tahun mencetak gol kelima.
Maresca menilai para pemain pelapis tersebut akan memiliki peran penting ketika cedera dan skorsing mulai menumpuk pada Januari, Februari, dan Maret.
City sebelumnya juga meraih kemenangan penting atas FC Porto dan Manchester United.
Kemenangan di Old Trafford dengan 10 pemain menjadi salah satu bukti kemampuan taktik Maresca dalam menghadapi situasi sulit.
Elliot Anderson juga mampu beradaptasi dengan cepat. Haaland terus mencetak gol, sedangkan lini pertahanan City kini mencatatkan empat clean sheet beruntun.
Saat menghadapi Norwich, Abdukodir Khusanov dan Vitor Reis menjadi duet bek tengah. Keduanya masing-masing berusia 22 dan 20 tahun.
Marc Guéhi dan Rúben Dias diperkirakan kembali menghadapi Sunderland pada Minggu (20/9/2026).
“Kami bermain di berbagai kompetisi. Kami punya banyak pertandingan dan musim baru saja dimulai,” ujar Maresca.
“Para pemain yang tampil malam ini akan bermain di Premier League atau Liga Champions karena musim masih panjang.”
Ujian lebih berat sudah menanti Manchester City setelah jeda internasional.
The Citizens akan menghadapi Liverpool di kandang lawan, kemudian menjamu Paris Saint-Germain hanya empat hari berselang.
Dua pertandingan tersebut akan menjadi ujian besar bagi City di Liga Inggris dan Liga Champions.
Maresca kini memiliki modal enam kemenangan beruntun untuk menghadapi tantangan tersebut.

