Tijjani Reijnders belum sepenuhnya yakin dengan masa depannya di Manchester City. Gelandang asal Belanda itu disebut bisa meminta pergi jika Enzo Maresca tidak memberinya jaminan untuk mendapat menit bermain reguler musim ini.
Situasi tersebut muncul setelah Reijnders kehilangan tempat di starting XI pada era Pep Guardiola. Kini, ia mencoba meyakinkan Maresca bahwa dirinya masih layak menjadi bagian penting dari skuad Manchester City.
Reijnders tampil meyakinkan di pramusim
Maresca disebut terkesan dengan penampilan Reijnders selama pramusim. Pemain berusia 28 tahun itu mendapat kesempatan tampil dalam beberapa pertandingan dan mampu memberikan kesan positif kepada pelatih baru Manchester City tersebut.
Reijnders memang datang dengan harapan bisa mengubah situasinya. Setelah tidak lagi menjadi pilihan utama di bawah Guardiola, ia ingin menggunakan pramusim untuk membuktikan bahwa dirinya masih punya peran dalam rencana tim untuk musim baru.
Tur pramusim Manchester City di Asia menjadi salah satu kesempatan tersebut. Reijnders tampil baik dan sudah memulai beberapa pertandingan bersama tim di bawah arahan Maresca.
Namun, performa itu belum otomatis menyelesaikan persoalan.
Reijnders disebut ingin berbicara langsung dengan Maresca mengenai rencana sang pelatih terhadap dirinya. Jika nantinya ia hanya menjadi pemain pelapis, opsi untuk meninggalkan Etihad Stadium bisa kembali terbuka.
Menurut laporan Football Insider, Reijnders ingin mendapat kepastian mengenai peluangnya bermain secara reguler. Jika tidak masuk dalam rencana sebagai bagian dari starting XI, sang gelandang diyakini bisa mencari klub baru demi mendapatkan sepak bola tim utama secara rutin.
Newcastle dan Nottingham Forest memantau
Ketidakpastian tersebut membuat situasi Reijnders mulai diperhatikan sejumlah klub. Beberapa tim Premier League disebut terus memantau perkembangannya dan siap mengambil langkah sebelum bursa transfer ditutup.
Newcastle United dan Nottingham Forest termasuk dua klub yang disebut tertarik.
Keduanya memiliki alasan tersendiri untuk mengawasi situasi Reijnders setelah kehilangan gelandang penting pada musim panas ini.
Nottingham Forest bahkan disebut berada dalam posisi finansial yang cukup kuat untuk melakukan pendekatan. Uang dari penjualan Elliot Anderson direncanakan untuk kembali diinvestasikan ke skuad.
Meski begitu, masih ada pertanyaan apakah Reijnders merupakan pengganti yang benar-benar cocok untuk Anderson. Keduanya memiliki peran berbeda di lini tengah, sehingga keputusan mengenai kebutuhan taktik tersebut nantinya berada di tangan Glasner.
Satu hal yang disebut tidak menjadi masalah bagi Forest adalah harga. Reijnders memiliki banderol £55 juta, dan angka tersebut diperkirakan tidak akan menghalangi Forest jika mereka benar-benar memutuskan mengejarnya.
Manchester City belum berniat melepas Reijnders
Untuk saat ini, Manchester City juga belum membuka pintu keluar bagi Reijnders.
Klub disebut tidak berencana melepas pemain tambahan sebelum mendatangkan pemain baru. Artinya, posisi Reijnders masih bisa berubah seiring perkembangan skuad dan keputusan Maresca selama persiapan musim.
Di sinilah percakapan antara Reijnders dan Maresca menjadi penting.
Sang pemain sudah melakukan bagian awalnya dengan tampil impresif di pramusim. Sekarang, ia ingin mengetahui apakah performa tersebut cukup untuk membuatnya menjadi pilihan reguler ketika kompetisi resmi dimulai.
Jika jawabannya tidak, peluang Reijnders untuk mencari klub baru akan semakin besar.

