Man City Terkenal Sebagai Tukang Bully Anak Baru di Premier League

Gilabola.com – Pep Guardiola akan lebih tenang menghadapi laga keduanya menjamu Norwich City pada Sabtu malam 21 Agustus 2021 pada musim baru Liga Inggris setelah melihat catatan klub Skyblues itu sebagai tukang bully anak baru di Premier League. Lihat angkanya.

Sepanjang sejarah, juara bertahan Premier League hampir selalu menang pada laga kandangnya melawan tim promosi. Sudah 58 pertandingan terjadi antara juara divisi utama Liga Inggris itu lawan tim anak baru, berakhir dengan 48 kemenangan, delapan kali imbang dan dua saja kekalahan.

Hanya satu kali dari 39 laga kandang terakhir dari sang juara bertahan Liga Inggris usai dengan kekalahan, yakni saat Chelsea menyerah 3-2 lawan Burnley pada musim 2017-2018.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Manchester City secara aneh mengawali musim baru ini dengan kekalahan 1-0 di kandang Tottenham Hotspur, satu pekan silam, dan akan menjamu anak baru alias tim promosi Norwich pada matchday kedua Liga Inggris.

Perlu diketahui bahwa sama seperti awal musim ini, pada musim lalu 2020/21 pun, the Citizens kalah 2-5 melawan Leicester City dengan bintang Rubah Biru Jamie Vardy mencetak tiga dari lima gol timnya.

Tapi tidak pernah ada dalam sejarahnya City kalah dua laga pertamanya secara beruntun, setelah kekalahan lawan Oldham Athletic dan Southampton antara 1988 sampai 1989.

Sabtu Sore Favorit Manchester City

Selain itu hari Sabtu sore waktu favorit para pemain City. Laga melawan the Canaries di Etihad ini dilangsungkan pada Sabtu sore pukul 03.00 waktu Inggris. Ini merupakan jam favorit anak-anak Pep Guardiola dengan mereka memenangkan empat laga musim 2020/21 yang dimainkan pada jam 15.00 tersebut. Skor agregat keseluruhan empat pertandingan pada jam ini dimenangkan dengan skor 9-0.

Jika dihitung secara keseluruhan maka the Skyblues sudah memenangkan rata-rata 2,7 poin per pertandingan untuk semua laga Premier League yang dimainkan pada jam 3 sore, hari Sabtu. Catatan mengesankan City adalah 26 kemenangan, tiga hasil imbang dan satu saja kekalahan.

Guardiola Tak Pernah 4 Kekalahan Beruntun 

Pasukan Pep Guardiola sudah kalah pada tiga laga terkininya di semua kompetisi, tanpa bisa membalaskan satu gol pun. Tidak mengherankan jika sang pelatih Catalan ini berubah menjadi figur pemarah.

Tapi dalam catatan karirnya sebagai manajer tidak pernah Guardiola melewatkan empat pertandingan beruntun dengan kekalahan. Juga tidak pernah pula empat laga beruntun tanpa membalaskan gol. Jadi besar kemungkinan mereka akan berhasil menang atas Norwich pada Sabtu 21 Agustus 2021.

Jack Grealish dan Kevin De Bruyne

Pemain menonjol tidak musti mencetak gol atau terlibat dalam pemberian assist. Menjadi penyumbang terjadinya sepakan bola-bola mati juga akan menjadi hal yang menyenangkan bagi sebuah tim.

Sejak awal musim 2019/20, Jack Grealish telah dilanggar 282 kali di ajang Liga Inggris. Angka itu setara dengan 68 kali lebih sering daripada pemain lainnya.

Pada laga debutnya bagi City saat melawan Tottenham, Jack Grealish dijatuhkan lima kali, terbanyak dari semua pemain lain. Jadi Anda bisa berharap bahwa mantan kapten Aston Villa ini akan memenangkan lebih banyak lagi tendangan bebas bagi tim barunya.

Pemain kedua yang akan menonjol pada laga hari Sabtu 21 Agustus 2021 di Etihad, adalah Kevin De Bruyne. Sang gelandang serang Belgia itu sudah terlibat dalam lima gol melawan Norwich City. Tiga gol dan dua assist. Itu terjadi dalam empat pertandingan.

Artinya apa? Artinya setiap 45 menit sekali, Kevin De Bruyne entah mencetak gol atau memberi assist. Secara keseluruhan mantan gelandang Chelsea dan Wolfsburg ini sudah mencetak empat gol dan memberi assist tujuh kali pada delapan pertandingan Liga Inggris melawan anak baru.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO