Gilabola.com – Manchester United tampakna akan segera menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim hingga akhir musim, dan Wayne Rooney secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk ikut bergabung dalam staf kepelatihan Setan Merah jika diminta.
Wayne Rooney, legenda Manchester United, menilai kemungkinan bekerja bersama Carrick di Old Trafford sebagai keputusan yang sangat mudah. Ia bahkan menyebutnya sebagai sebuah no-brainer dalam pernyataannya di podcast pribadi.
Rooney Siap Reuni dengan Carrick
Rooney menegaskan bahwa ketertarikannya bukanlah bentuk permintaan pekerjaan. Namun, ia tidak akan ragu jika tawaran itu datang.
“Tentu saja saya mau. Itu keputusan yang sangat mudah. Saya tidak sedang mengemis pekerjaan, hanya ingin memperjelas. Jika saya diminta masuk, tentu saya akan melakukannya. Menunjuk manajer adalah hal paling penting,” ujar Rooney.
Pernyataan tersebut muncul di tengah kabar kuat bahwa Michael Carrick berada di posisi terdepan untuk menjadi manajer interim Manchester United hingga akhir musim. TalkSPORT menyebut Carrick mengungguli Ole Gunnar Solskjaer setelah melalui proses wawancara singkat.
Carrick dan Rencana Membentuk Staf
Michael Carrick disebut ingin membawa Jonathan Woodgate ke Old Trafford. Selain itu, Darren Fletcher dan Jonny Evans juga masuk dalam rencana susunan staf kepelatihan.
Rooney sendiri menjadi nama terbaru yang menyatakan ketertarikannya, terutama karena hubungannya yang dekat dengan Carrick. Keduanya bahkan baru saja menghabiskan liburan bersama keluarga di Barbados.
Bagi Rooney, yang terpenting bukanlah siapa yang masuk, melainkan karakter orang-orang yang dipilih klub.
“Entah itu Michael, Fletch, John O’Shea, atau saya sendiri, klub ini butuh orang-orang yang mengenal Manchester United,” kata mantan pelatih Plymouth, Derby, dan Birmingham tersebut.
Ia juga menyebut nama Roy Keane sebagai figur yang memahami klub, meski sang legenda dikenal memiliki pandangan keras.
Manchester United dan Identitas yang Hilang
Rooney menilai Manchester United telah kehilangan identitas dan nuansa kekeluargaan yang dulu begitu kental.
“Klub ini kehilangan jati dirinya, kehilangan rasa keluarga. Entah itu Ole atau Michael, ini adalah kesempatan untuk mengembalikan itu semua, menghidupkan kembali semangat Manchester United,” tegasnya.
Sementara itu, Sir Alex Ferguson secara pribadi merekomendasikan Carrick dibandingkan Solskjaer, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai manajer interim maupun permanen di Old Trafford.
Carrick dijadwalkan diumumkan sebagai manajer interim pada hari Selasa, dengan rencana mengajak kembali Evans dan Fletcher ke jajaran staf. Belum ada kepastian apakah Rooney juga akan menerima undangan tersebut.
Rekam Jejak Kepelatihan Wayne Rooney
Wayne Rooney kini kembali berperan sebagai pundit setelah beberapa pengalaman kepelatihannya tidak berjalan mulus. Ia memulai karier manajerial penuh waktu di Derby County setelah sebelumnya menjabat sebagai pelatih sementara.
Di tengah kondisi klub yang kacau, Rooney mendapat pujian atas caranya menangani situasi tersebut, yang membawanya ke pekerjaan di DC United. Ia menangani 53 pertandingan sebelum menerima tawaran melatih Birmingham City.
Namun, masa jabatannya di Birmingham berjalan buruk. Tiga laga awal Championship berakhir dengan kekalahan, dan kemenangan baru datang di pertandingan liga keenam. Secara keseluruhan, Birmingham hanya meraih dua kemenangan sebelum Rooney dipecat pada Januari 2024, sementara klub tersebut akhirnya terdegradasi.
Pekerjaan terakhir Rooney adalah bersama Plymouth Argyle. Musim yang sulit membuatnya baru meraih kemenangan liga pada laga kelima, sebelum akhirnya diberhentikan sebagai pelatih kepala pada Desember 2024.
Semua langkah ini memang tidak menjamin kesuksesan instan bagi Manchester United, tetapi setidaknya membuka peluang untuk memulihkan rasa memiliki dan kebanggaan yang selama ini terasa memudar di Old Trafford.

