Man Utd Garang Lawan Tim Besar, Kalah Tarung Klub-klub Lemah

Man Utd Garang Lawan Tim Besar, Kalah Tarung Klub-klub Lemah

Usai kalah 2-0 lawan Watford hari Minggu (22/12), Man Utd kukuhkan diri sebagai klub yang garang lawan tim besar tapi kalah tarung melawan klub-klub lemah.

Manchester United kalah melawan Watford dengan skor 2-0 pada laga Liga Inggris hari Minggu (22/12) malam, padahal tim lawan itu adalah tim penghuni dasar klasemen dengan perolehan poin hanya 12. Sepanjang babak pertama sudah terlihat mereka kesulitan menghadapi tim asuhan Nigel Pearson tersebut. Hampir tak ada peluang emas yang berhasil menembus lini pertahanan Watford, kecuali satu kali oleh Jesse Lingard.

Kekalahan The Red Devils 2-0 di tangan The Hornets hari Minggu malam itu menjadikan Man Utd cuma garang melawan tim-tim besar tapi selalu kalah bertarung melawan klub-klub lemah.

Pada laga pertama musim, skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer menang besar 4-0 atas Chelsea. Tapi sejak saat itu mereka selalu kalah – atau minimal kebobolan – melawan tim-tim lemah. Beberapa contoh di antaranya adalah:

  • Crystal Palace (kalah 1-2)
  • Southampton (1-1)
  • West Ham (kalah 2-0)
  • Arsenal, tim urutan 11 (1-1)
  • Newcastle United (kalah 1-0)
  • Bournemouth (kalah 1-0)
  • Sheffield United (3-3)
  • Aston Villa (2-2)
  • Everton (1-1)
Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Hal ini tidak terlihat saat skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu tampil melawan tim-tim besar yang ddijuluki “enam besar”. Beberapa hasil di antaranya adalah:

  • menang 2-1 atas Tottenham
  • menang 2-1 atas Manchester City
  • menang 2-1 atas Chelsea di ajang Piala Liga, selain 4-0 di ajang Liga Inggris pada awal musim
  • menahan imbang Liverpool 1-1
  • menang 1-0 atas Leicester, yang kini menghuni urutan dua klasemen

Blunder De Gea Penyebab Kekalahan 2-0 Manchester United

Apa yang mencolok mata dari kekalahan 2-0 Manchester United tadi malam adalah blunder David De Gea. Saat menerima satu serangan pada menit 50 laga tadi malam, kiper Spanyol itu berhasil membaca arah bola dan kemudian melakukan posisi ancang-ancang memblokir bola tembakan Ismaila Sarr, tapi entah bagaimana bola lolos dari kedua tangannya.

Ismaila Sarr dan Troy Deeney mencetak dua gol dalam rentang empat menit setelah masa turun minum laga di Vicarage Road yang benar-benar membalikkan permainan demi keuntungan mereka. Bagi United, hasil tadi malam adalah hasil yang mengerikan dan sang kiper Spanyol seharusnya tidak memikul semua tanggung jawab itu sendirian. Penampilan tim secara keseluruhan mengecewakan meski mereka tampil dominan selama 90 menit.