Manajer Arsenal Ratapi Kegagalan Kartu Merah Usai McArthur Hajar Betis Bukayo Saka, Tadi Malam

Arsenal seharusnya memiliki keunggulan jumlah pemain jika James McArthur diganjar kartu merah usai menghajar betis Bukayo Saka. Sang pemain Crystal Palace sama sekali tak berniat main bola.

Adegan McArthur menghajar betis Saka itu merupakan adegan menit 42 saat pemain muda 18 tahun itu membersihkan bola di depan gawangnya sendiri, namun pemain jersey kuning No 18 tersebut datang dari arah belakang dan menghajar betis sang pemain Arsenal tanpa alasan jelas.

Sayang sekali wasit Mike Dean hanya mengacungkan kartu kuning pada sang pemain Palace itu, menjadi penyesalan sang manajer Arsenal Mikel Arteta. “Itu adalah kartu merah yang sangat jelas. Saya tidak tahu di mana peran VAR. Ia tidak berniat memainkan bola,” tegas manajer Spanyol tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pelanggaran keras McArthur, pemain 34 tahun itu, terlihat dari rotasi yang dilakukan Arteta setelahnya. Pada awal paruh kedua Saka harus ditarik keluar dan digantikan oleh Albert Sambi Lokonga, pemain anyar musim panas ini yang didatangkan dari Anderlecht.

Arsenal tengah unggul 1-0 saat insiden McArthur menghajar betis Saka ini terjadi, dengan tim tamu kemudian melanjutkan usaha mereka, mencetak gol melalui Christian Benteke dan kemudian Edouard Odsonne. Namun upaya pelatih the Eagles Patrick Vieira mencatatkan sejarah gagal setelah Alexandre Lacazette melesakkan gol yang mematahkan hati para pemain tim tamu.

Kalau saja gol Lacazette itu tidak terjadi maka Vieira akan menjadi mantan pemain Gunners yang pertama kali menang atas mantan klubnya itu, setelah membela klubnya selama 9 tahun dan membantu mendatangkan tiga gelar juara Premier League dan dua Piala FA, sebelum dijual ke Juventus pada Agustus 2005.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO