Manajer Arsenal Tidak Ingin Pemain The Gunners Cari-Cari Alasan

Gilabola.com – Mikel Arteta mengaku tidak berpikir untuk meninggalkan Arsenal di saat posisi klub London itu terpaut empat poin di atas zona degradasi Liga Inggris. Sorotan tajam tertuju pada terhadap mantan asisten Pep Guardiola ini karena anak asuhnya gagal bersinar di lapangan hijau.

Kekalahan 2-1 di Everton, Minggu (20/12), menjadi kegagalan ke-10 dalam meraup poin sehingga kini Arsenal terperosok ke posisi 15 papan klasemen sementara Liga Inggris. Bahkan kekalahan 1-0 dari Burnley pekan lalu di Emirates menjadi kekalahan keempat Arsenal secara beruntun di kandang sejak 1959.

Di saat masyarakat mulai mempertanyakan kapasitas kepelatihannya, Mikel Arteta mengaku tidak akan menyerah. “Saya tidak memikirkan langkah [mundur] itu sebab jika demikian maka saya akan berpikir negatif dan saya tidak bisa bersikap seperti itu,” kata Arteta, seperti dikutip Marca.

Advertisement

“Saat ini saya mencoba untuk bersikap sepositif mungkin, mempercayai apa yang sedang kami lakukan, mencoba mengubah banyak hal agar bisa berjalan baik dan tetap bersabar. Kami sedang melalui banyak kesulitan. Hal terakhir yang kami inginkan adalah memikirkan lebih banyak masalah dalam beberapa bulan mendatang. Saya tidak berpikir demikian.”

“Saya tahu tanggung jawab yang saya miliki dan kenapa saya ada di sini. Saya pikir semua orang juga tahu. [Saya sudah tahu] dalam beberapa lalu bahwa buruknya performa ini tidak akan bisa diselesaikan dengan cepat. Saya pikir semua orang di klub sadar akan hal itu.”

Dengan posisi yang kurang menguntungkan di papan klasemen, Mikel Arteta berharap anak asuhnya berubah menjadi seorang pejuang demi masa depan klub. “Biasanya ketika hal seperti ini terjadi, Anda mempunyai dua tipe orang: seorang pejuang dan seorang korban,” tambahnya.

“Anda membutuhkan para pejuang dan tidak ingin ada satu pun korban. Korban hanya memberikan alasan-alasan saja, memberikan pikiran negatif dan mulai menyalahkan segala sesuatu yang ada di sekeliling mereka,” tegasnya.