Manajer Crystal Palace Ikhlas Kehilangan Wilfried Zaha

Roy Hodgson mulai pasrah melihat Wilfried Zaha di klub Liga Inggris Crystal Palace.
Roy Hodgson mulai pasrah melihat Wilfried Zaha di klub Liga Inggris Crystal Palace.

Manajer Cystal Palace Roy Hodgson tidak yakin bisa meyakinkan Wilfried Zaha untuk menolak semua tawaran yang masuk demi menyelesaikan musim ini di Selhurst Park.

Pemain depan tim nasional Pantai Gading kelahiran Inggris ini sudah mencetak empat gol dalam membantu Palace tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir.

Atas gol-golnya dan kemenangan tersebut, The Eagles kini keluar dari zona degradasi dan duduk di posisi ke-14 klasemen sementara Liga Inggris.

Performa apik Zaha itu membuat beberapa klub diyakini tertarik, seperti Manchester City, Arsenal dan Chelsea. Walau berusaha keras untuk mempertahankan Zaha, tapi Roy Hodgson siap ikhlas andai penyerang serba bisa itu memilih untuk hengkang.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Sebagai seorang manajer, saya rasa saya tidak bisa memberikan jaminan apapun,” ujar Hodgson pada konferensi pers.

“Itu menjadi pengakuan yang besar bagi klub dan Wilf Zaha jika ada rumor yang berkaitan dengan klub-klub besar yang mengincarnya, dan mungkin memberikan penawaran. Kami seharusnya senang dengan ini.”

“Itu artinya dia melakukan tugasnya dengan baik, membantu kami meraih poin. Saya akan melihatnya demikian untuk saat ini. Jika suatu hari nanti rumor tersebut menjadi kenyataan, saya akan menerima dan menanganinya.”

“Jika Anda bertanya apakah saya ingin Wilf untuk tetap tinggal di klub maka saya sebagaimana semua suporter Crystal Palace, tentu saja ya [pilih dia bertahan].”

Di pertandingan kontra Swansea City, Sabtu (23/12) malam WIB nanti, diyakini Wilfried Zaha akan menjadi starter setelah Christian Benteke harus absen karena kena skorsing.

Sementara itu Joel Ward, Timonthy Fosu-Mensah dan Mamadou Sakho semuanya harus absen karena masih dibekap cedera.

Berbicara soal Jason Puncheon, Roy Hodgson mengkonfirmasi bahwa sang pemain masih tetap menjadi kapten Palace walau terkena pasal kepemilikan senjata oleh kepolisian.

“Saat ini dia masih menjadi kapten klub dan tersedia untuk diturunkan,” tambah Hodgson.

“Klub memutuskan untuk menunggu hingga penyelidkan pihak kepolisian selesai dan kami memiliki semua fakta yang ada di situasi tersebut.”

“Kala saat itu terjadi dan sudah dinyatakan [tertuduh] oleh kepolisian, dan harus menjalani pengadilan, maka kami akan memutuskan sikap yang harus diambil.”

“Untuk saat ini kami menganggapnya tidak bersalah sampai dinyatakan bersalah di muka hukum.”